Bulog Kelola 9 Bahan Pokok Kalau Jadi Badan Otonom

suarasurabaya.net
6 jam lalu
Cover Berita

Ahmad Rizal Ramdhani Direktur Utama Perum Bulog menyatakan, pihaknya bakal mengelola sembilan bahan pokok ketika berstatus badan otonom dalam memperkuat stabilisasi pasokan, keterjangkauan harga, dan ketahanan pangan nasional.

Rizal menjelaskan, pengelolaan tersebut tidak hanya mencakup beras dan jagung, tetapi juga komoditas pangan lain, seperti minyak goreng, gula, telur, susu, kedelai, serta bahan pokok penting lainnya.

“Jadi, Bulog ke depan bisa mengelola dan mengendalikan sembilan bahan pokok. Bukan hanya beras dan jagung, tapi nanti ada minyak, gula, telur, sampai dengan susu, bahkan kedelai dan lain sebagainya,” kata Rizal di Jakarta, Sabtu (7/2/2026) seperti dikutip Antara.

Dia menyebutkan, saat ini Bulog masih berfokus pada pengelolaan beras dan jagung sebagai komoditas utama, seiring tugas perusahaan sebagai lembaga logistik milik negara yang bertanggung jawab menjaga ketersediaan pangan.

“Jadi, Bulog adalah lembaga ataupun BUMN yang dimiliki oleh negara yang bertugas untuk bertanggung jawab ketersediaan logistik. Yang mana untuk sementara saat ini kita fokus di beras dan jagung,” katanya.

Rizal menuturkan, rencana perluasan peran Bulog sejalan dengan konsep yang dibahas Pemerintah bersama Komisi IV DPR RI. Yang mana, Bulog didorong untuk diperkuat dalam pengelolaan logistik pangan nasional.

Menurutnya, Prabowo Subianto Presiden juga mengharapkan agar Bulog berkembang menjadi lembaga yang lebih besar dan berperan luas dalam stabilisasi pangan.

Rizal juga menginginkan dapat membawa Bulog sebagaimana pernah dijalankan pada masa kepemimpinan Bulog era sebelumnya yang mengelola berbagai komoditas strategis.

“Bapak Presiden Republik Indonesia berharap Bulog ke depan menjadi lebih besar. Diharapkannya seperti dulu, zamannya Pak Bustanil Arifin (mantan Kepala Bulog pada era Orde Baru, dari tahun 1973 hingga 1993),” beber Rizal.

Lebih lanjut, dia mengatakan sekarang proses penguatan peran Bulog tersebut masih dalam tahap pembahasan di Komisi IV DPR RI yang membidangi urusan di bidang pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, serta kelautan dan perikanan.

Rizal berharap rencana menjadikan Bulog sebagai badan otonom dengan kewenangan mengelola sembilan bahan pokok dapat terwujud pada 2026, sehingga peran stabilisasi pangan nasional semakin kuat dan efektif.

“Saat ini sedang digodok oleh Ibu (Siti Hediati Hariyadi/Titiek Soeharto Ketua Komisi IV DPR RI). Mudah-mudahan di tahun 2026 ini bisa terwujud,” kata Rizal.

Diketahui, rencana transformasi Perum Bulog menjadi badan otonom pertama kali diumumkan pada awal pemerintahan Prabowo Subianto Presiden.

Dengan adanya transformasi Bulog, perusahaan pelat merah tersebut tidak perlu lagi memperhitungkan untung rugi, seperti fungsi yang saat ini dijalankan sebagai korporasi atau BUMN.

Bulog disebut harus kembali menjadi lembaga yang tidak komersial untuk dapat mencapai swasembada pangan, dengan menjadi penyangga pasokan dan stabilisasi harga pangan nasional. Diharapkan transformasi ini bisa cepat berjalan guna mendukung swasembada pangan yang ditargetkan bisa tercapai pada 2027.(ant/bil/rid)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menengok Rencana Eks Gedung Kedubes Inggris Disulap jadi Gedung Badan Umat Islam
• 6 jam lalukompas.com
thumb
5 Rekomendasi Ponsel Tangguh di Musim Hujan, Usung Sertifikasi IP69 hingga IP54
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ini Syarat Terima Bansos PKH, KLJ, dan BPJS PBI 2026
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Akademi Persib Putri U-15 Belum Tersentuh Kekalahan di Ajang Hydroplus Soccer League Seri Bandung
• 23 jam lalubola.com
thumb
Kronologi Pelajar Siram Air Keras ke Siswa SMK di Cempaka Putih, Mata Korban Terluka
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.