Kronologi Pelajar Siram Air Keras ke Siswa SMK di Cempaka Putih, Mata Korban Terluka

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengungkap kronologi pelajar menyiram air keras terhadap siswa SMK dia Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Jumat (6/7/2026).

Awalnya, tiga pelajar berboncengan pada sebuah sepeda motor. Mereka sempat berhenti di pinggir jalan.

Kemudian, mereka berpapasan dengan siswa-siswa lain yang juga bonceng tiga dari arah berlawanan.

Baca juga: 3 Pelajar Siram Air Keras ke Siswa SMK di Cempaka Putih

"Kemudian berpapasan sama tiga orang lain, remaja juga. Terus disiram," ujar Roby saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (8/2/2026).

Cairan yang disiramkan mengenai siswa-siswa tersebut.

Akibatnya, seorang siswa cedera di bagian mata. Setelah mendapat penanganan medis, korban sudah dipulangkan.

Orangtua salah satu korban sudah melapor ke polisi. Namun, korban belum bisa diperiksa.

"Karena kemarin mau kita periksa katanya masih sakit, belum siap," kata Roby.

Roby memastikan korban tidak mengalami kebutaan.

"Kayaknya sih enggak ya, karena kemarin sudah di rumah," imbuh dia.

Belum diketahui motif pelaku menyiram air keras ke pelajar lain.

Roby mengatakan, baru diketahui ada satu korban terluka. Sementara dua siswa lain belum dipastikan kondisinya.

Baca juga: Polisi Kantongi Identitas 3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus

Ketiga pelajar yang melakukan penyiraman kini sudah ditelusuri identitasnya berdasarkan rekaman CCTV.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Maksudnya sudah ada data kendaraan dan pemilik, baru itu. Kita masih dalami," tutur Roby.

"Ya kemungkinan sudah ada (identitas pelaku), tapi belum bisa disebutkan sekarang, ini kan masih penyelidikan," tambah dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Barcelona lanjutkan tren kemenangan setelah telan Mallorca 3-0
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo: Saya Tidak Akan Ragu-ragu Melawan Segala Bentuk Korupsi!
• 9 jam laludetik.com
thumb
Emiten Pupuk (NPGF) Kantongi Kredit Modal Rp54 Miliar dari Bank Sinarmas
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Investasi di Aceh Barat Turun 53% pada 2025 Menjadi Rp764,79 Miliar
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, PWNU Jatim Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan dan NKRI
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.