Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia serta menjaga kekayaan bangsa sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.
Penegasan itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato dalam agenda Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026).
Di hadapan para ulama dan warga Nahdlatul Ulama, Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas peran NU dalam menjaga kedamaian dan stabilitas di Republik Indonesia. Ia menilai NU memiliki kontribusi besar dalam merawat persatuan bangsa sejak masa awal kemerdekaan hingga saat ini.
Prabowo mengingatkan kembali sumpah jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia sejak 20 Oktober 2024. Menurutnya, sumpah tersebut merupakan janji suci di hadapan rakyat dan Tuhan Yang Maha Esa untuk menjalankan Undang-Undang Dasar 1945 secara konsekuen.
Dia menjelaskan, tujuan nasional pertama sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Prabowo menafsirkan mandat tersebut sebagai kewajiban utama negara untuk melindungi seluruh rakyat dari berbagai ancaman, baik fisik maupun nonfisik.
“Melindungi rakyat Indonesia dari ancaman kemiskinan, kelaparan, keterbatasan layanan kesehatan, hingga memastikan tersedianya pendidikan terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia, itu adalah tugas utama saya,” ujar Prabowo.
Baca Juga
- Gerindra Copot Bendera Partai Usai HUT ke-18 demi Lingkungan Bersih dan Rapi
- Prabowo Tegaskan Perang terhadap Korupsi di Mujahadah Kubro Satu Abad NU
- RI Punya Lahan di Mekkah, Prabowo Targetkan Kampung Haji Rampung 3 Tahun
Selain perlindungan terhadap rakyat, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga dan melindungi seluruh kekayaan milik bangsa Indonesia. Ia menegaskan telah bersumpah untuk setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia selama masih memiliki nafas.
Prabowo menekankan bahwa kesejahteraan nasional hanya dapat terwujud melalui pengelolaan bangsa yang baik, adil, dan bertanggung jawab demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
“Saya telah bersumpah di hadapan Yang Maha Kuasa bahwa saya akan setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia selama masih ada nafas di kandung badan saya. Hanya dengan pengelolaan bangsa baru kita bisa sungguh-sungguh sejahtera,” pungkasnya.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496087/original/097997600_1770466610-IMG-20260207-WA0102.jpg)

