Sebanyak 600 personel gabungan dari jajaran Pemkot dan Polres Metro Jakarta Selatan serta TNi melakukan kerja bakti Jaga Jakarta di Jalan Inspeksi Kali Ciliwung RW 07,Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan pada Minggu (8/2/2026) pagi. Kerja bakti itu dilakukan sebagai antisipasi banjir di musim hujan.
"Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan kerja bakti massal bertajuk Jaga Jakarta yang dipusatkan di tiga titik di wilayah Kelurahan Rawajati. Kerja bakti ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama saat memasuki musim penghujan seperti sekarang," ujar Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar kepada wartawan.
Menurutnya, kegiatan kerja bakti di tiga titik wilayah Rawajati itu melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kota dan unsur lainnya, baik dari pemerintah maupun warga. Permasalahan banjir dan genangan di Jakarta sering terjadi karena kerusakan pompa air yang disebabkan tumpukan sampah, khususnya sampah plastik yang tersangkut.
Baca Juga: Tindak Lanjuti Arahan Prabowo, Pramono Anung Gelar Kerja Bakti Serentak
"Kami mengamati sedimen di Kali Ciliwung sudah sangat tinggi, kami melakukan pengerukan di area tepian sungai. Selain pengerukan sungai, sebagian personel ditugaskan untuk membersihkan lingkungan di area perumahan warga," tuturnya.Dia menerangkan, selain di Kali Ciliwung kawasan Rawajati, kerja bakti juga dilakukan di seluruh wilayah kecamatan dan kelurahan Jakarta Selatan, yang terdapat sekitar 250 saluran Penghubung (PHB). Menurutnya, saluran PHB berperan penting dalam mengantisipasi genangan.
"Saluran PHB ini memegang peranan yang sangat penting dalam sistem drainase kita. Kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi sampah pelastik yang sulit terurai."
Sejalan dengan itu, Kasudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan Santo menjelaskan, kerja bakti skala besar yang dilakukan di Jakarta Selatan itu melibatkan 600 personel, 2 unit ekskavator, dan 5 unit dump truk untuk mengangkut sedimen sampah dan lumpur. Soal rumah dan mesin pompa, kendala utama yang sering dihadapi adalah sampah sehingga mesin pompa harus dilengkapi saringan sampah.
"Kami juga dibantu unit-unit truk dari unsur teknis terkait, seperti Sudin Tamhut, Lingkungan Hidup, Bina Marga, dan lain sebagainya. Kerja bakti ini memang kita lakukan secara rutin, tapi andil masyarakat juga sangat dibutuhkan dengan berpatisipasi aktif membersihkan lingkungannya."
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan menambahkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari program nasional kebersihan lingkungan. "Kami dari Polres Metro Jakarta Selatan bersama Kodim mendukung program ASRI, Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program pemerintah, khususnya di Jakarta Selatan," katanya.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi Jakarta Afan Adriansyah Idris, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta Nahdiana, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Jakarta Fajar Sauri, dan Dandim 0504/Jakarta Selatan Letkol Inf Amaraldo Cornelius.
Original Article



