Dokter: Sekarang Ada Nugget dan Sosis Siap Makan, Siap-siap Kanker 20 Tahun Lagi

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kemudahan mengonsumsi makanan siap saji kini semakin tak terhindarkan, mulai dari sosis siap makan, nugget, hingga kornet yang mudah ditemukan di supermarket. Namun, di balik kepraktisan tersebut, tersimpan risiko kesehatan serius yang kerap diabaikan.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, mengingatkan bahwa konsumsi makanan ultra-proses dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko kanker, terutama jika dikonsumsi sejak usia anak-anak.

“Sekarang ada sosis yang siap makan kan? Siap-siap kanker aja 20 tahun lagi, terutama anak-anak,” tegas Prof. Aru dalam acara World Cancer Day 2026 bersama MSD Indonesia, di SCBD Park, Jakarta, Rabu (4/2).

Waspada Makanan Ultra-Proses: Ancaman Kanker Mengintai Anak di Masa Depan

Prof. Aru juga menjelaskan pentingnya masyarakat lebih kritis membaca label nutrition facts pada kemasan makanan. Jika dalam daftar bahan tertulis banyak istilah yang tidak familiar atau terdengar “aneh”, hal itu patut diwaspadai.

“Kalau sebuah makanan sudah ada kayak begini di bungkusnya, hati-hati. Kalau kamu baca tuh macem-macem, ini udah pake pengawet, kamu jauhi. Ini namanya Ultra-processed Food (UPF),” ujarnya.

Prof Aru menjelaskan, makanan dibagi menjadi beberapa jenis. Makanan non-processed adalah makanan mentah seperti sayur, buah, atau daging segar. Jika makanan dimasak di rumah, itu disebut processed dan masih relatif aman.

Namun, yang paling berbahaya adalah ultra-processed food, yakni makanan yang telah diolah oleh pabrik hingga bentuk aslinya berubah dan kandungan alaminya berkurang drastis.

“Kalau ultra-processed itu yang sudah diolah oleh pabrik, sehingga munculnya bentuknya udah beda. Ayam sudah jadi nugget. Nugget-nugget di supermarket itu belum tentu ada ayamnya tuh,” sambungnya.

Begitu pula dengan sosis dan kornet. Produk daging olahan ini sering mengandung nitrat, zat yang digunakan sebagai pengawet sekaligus pemberi warna merah agar tampak menggugah selera.

Oleh karena itu, Prof. Aru menegaskan bahwa daging yang diproses seperti sosis, nugget, dan kornet sebaiknya dihindari. Terutama bagi anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang.

“Kalau yang namanya daging di-processed itu pake nitrat. Nah itu bikin kanker, zat nitrat itu. Yang bikin kornet beef enak itu, warna merahnya itu nitrat. Pokoknya kalau daging di-processed, jauhi," tegasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jangan Sepelekan Keluhan! Ruang Aman dan Respons Kunci Cegah Bunuh Diri | ROSI
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Deteksi Emas Mulai Menjadi Alat Suap
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Disambut Ribuan Jamaah dari Seluruh Jawa Timur
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Ibu Tien Didatangi Sosok Ngaku Anak Soeharto, Malam-Malam Malah Kabur
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo dan PM Anthony Albenese Tanda Tangani Traktat Indonesia-Australia
• 16 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.