Prabowo: Cadangan Beras RI Tertinggi Sepanjang Sejarah

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (OuTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan cadangan beras nasional saat ini berada pada posisi tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur.

Prabowo menegaskan capaian tersebut terjadi setelah pemerintah mengambil alih penuh tata kelola sektor pangan, khususnya distribusi pupuk dan produksi pertanian. Menurutnya, kebijakan yang tepat mampu memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dalam waktu relatif singkat.

"Saya sudah membuktikan, begitu kita ambil alih pemerintahan, kita bisa menjamin pupuk sampai ke semua petani dengan adil dan cukup dan dengan harga yang kita turunkan," ujar Prabowo dalam pidatonya, Sabtu (8/2/2026).


Ia menekankan bahwa dampak dari kebijakan tersebut terlihat nyata pada posisi stok beras pemerintah. "Alhamdulillah, pertama kali dalam sejarah republik kita, cadangan beras kita di gudang-gudang yang tertinggi selama sejarah RI," kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengklaim Indonesia telah mencapai swasembada beras sejak 31 Desember 2025. Ia juga optimistis target swasembada komoditas pangan strategis lainnya dapat tercapai dalam waktu dekat.

"Sejak 31 Desember 2025, Indonesia sekarang swasembada beras dan insya Allah sebentar lagi swasembada jagung," ujarnya.

Selain produksi, pemerintah juga fokus pada stabilisasi harga dan perlindungan sosial. Prabowo menyebut program pemberian makanan telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat.

Baca: Di Depan Ribuan Warga NU, Prabowo Bertekad Turunkan Biaya Haji

"Dalam waktu kurang dari satu setengah tahun, kita sudah bisa memberi makan kepada 60 juta anak-anak, ibu-ibu dan orang-orang tua," kata dia.

Ke depan, jumlah penerima manfaat program tersebut akan terus diperluas. Prabowo menargetkan cakupan mencapai lebih dari 82 juta orang sebelum akhir 2026, seiring upaya pemerintah menurunkan harga pangan bagi seluruh masyarakat.

Tak hanya di sektor pangan, Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, mendorong industrialisasi nasional, serta membangun jutaan rumah murah bagi masyarakat. Menurutnya, langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju dengan kesejahteraan yang merata.


(mkh/mkh)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cara Membuat Konten Video Lebih Menarik
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Investasi di Aceh Barat Turun 53% pada 2025 Menjadi Rp764,79 Miliar
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Indonesia Mentok di Semifinal, PBSI Akui Tim Putra Tak Sesuai Target di Kejuaraan Beregu Asia 2026
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
3 Pelajar Siram Air Keras ke Siswa SMK di Cempaka Putih
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Jelang Imlek, Rumah Produksi Kue Keranjang di Yogyakarta Banjir Pesanan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.