Penulis: Octavian Dwi
TVRINews, Klaten
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan ucapan belasungkawa dan rasa kehilangan atas wafatnya Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto.
"Inalillahi wainnaillaihi rojiun. Hari ini saya sebagai Gubernur Jawa Tengah beserta seluruh aparatur dan warga Jawa Tengah betul-betul dalam suasana berduka. Kita semuanya telah kehilangan putra terbaik bagi keluarga, masyarakat Klaten, dan provinsi Jawa Tengah," ujar Ahmad Luthfi saat melepas jenazah di rumah duka di Klaten, Minggu, 8 Februari 2026.
Luthfi menambahkan bahwa almarhum sudah Ia anggap sebagai anak sendiri, baik secara personal maupun sebagai Wakil Bupati Klaten.
Dalam kenangannya, almarhum Benny dikenal sebagai sosok yang mempunyai dedikasi tinggi, rendah diri, dan murah senyum.
"Oleh karena itu, hadirin semuanya, kita sepakat bahwa Wakil Bupati Klaten Beni tiyang sae (orang baik)? Saya ulangi, kita sepakat bahwa bapak almarhum Beni piyantun sae (orang baik)?" katanya yang serentak dijawab "Sae" oleh para pelayat.
Selain ucapan belasungkawa secara pribadi, Ahmad Luthfi juga menyampaikan ucapan belasungkawa sedalam-dalamnya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Klaten. Ia berharap istri dan anak beserta orangtua dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
"Kita relakan beliau, semoga almarhum husnul khotimah, diterangkan kuburnya. Dari Pemerintah Provinsi mengucapkan belasungkawa, berikut mohon maaf apabila selama kita melakukan pergaulan dalam dinas maupun personal ada kesalahan," tuturnya.
Pantauan di rumah duka, Ahmad Luthfi bersama Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terlihat ikut mengantarkan jenazah menuju pemakaman.
Sebelum melepas jenazah, Gubernur Jateng itu turut mendoakan dan ikut mensalatkan jenazah almarhum di rumah duka. Termasuk menyapa dan menenangkan keluarga yang ditinggalkan.
Selain Ahmad Luthfi dan Bupati Klaten, sejumlah kepala daerah dan tokoh juga terlihat melayat di rumah duka.
Diketahui, Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto meninggal dunia meninggal dunia dalam usia 33 tahun. Politisi Partai Gerindra tersebut meninggal dunia pada Sabtu, 7 Februari 2026, setelah sempat dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang sejak 29 Januari 2026 karena sakit.
Editor: Redaktur TVRINews



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495692/original/000809400_1770394497-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_10.19.49_PM.jpeg)
