Pak Ogah Diduga Pungli untuk Buka Barrier Beton di Kota Tua, Kini Tak Terlihat

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Lokasi yang sebelumnya jadi tempat pungutan liar (pungli) terhadap pengendara motor di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, kini sudah tidak lagi terlihat.

Tak ada lagi aktivitas buka-tutup barrier beton di Jalan Kunir sebagaimana sebelumnya viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Sejumlah barrier beton dan pembatas jalan tampak tersusun rapat, sehingga tidak ada celah bagi sepeda motor untuk melintas dari sisi tersebut.

Baca juga: Buka Barrier Jalur Pintas di Kota Tua Diduga Jadi Ajang Pungli

Di lokasi juga tidak terlihat adanya "pak ogah" yang berjaga atau mengatur kendaraan seperti dalam video yang beredar.

Arus lalu lintas di sekitar kawasan itu pun terpantau normal.

Amar (bukan nama sebenarnya), pedagang lontong sayur Padang yang berjualan tak jauh dari lokasi, mengaku mengetahui informasi viral tersebut dari warga sekitar.

“Kalau pagi dia memang enggak ada, biasanya sore. Saya juga tahu pak RT-nya ngomong 'nih di sini ada yang viral',” ujar Amar saat ditemui di lokasi, Minggu (8/2/2026).

Warga lainnya, Rian, menyebut aktivitas tersebut baru berlangsung sekitar satu bulan terakhir oleh sejumlah orang.

Namun, aktivitas seperti ini tidak terjadi sepanjang hari.

“Iya (mereka) tiap hari entah tiga orang, empat orang. Yang dibilang orang-orang 24 jam itu enggak, karena kalau 24 jam otomatis pagi ada dong. Ini kan enggak. Baru-baru ini aja sih sekitar sebulan,” ucap Rian.

Menurut dia, sebagian pengendara memilih memberikan uang agar bisa melintas tanpa harus memutar jauh.

Baca juga: Praktik Pungli Jalur Pintas di Kota Tua Muncul Saat Lalu Lintas Macet

“Sebenarnya sih (mereka) yang mau ngasih aja daripada harus muter kan jauh. Enggak tahu kalau sebagian dia memaksa, kan enggak perhatiin juga,” tutur dia.

Menanggapi praktik tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan mentoleransi pungli di wilayah Ibu Kota.

Ia menekankan bahwa pembangunan Jakarta harus dijalankan dengan penuh komitmen.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Siapa pun yang melakukan pungli dan kemudian terbukti, saya akan bebas tugaskan di tempat itu. Enggak kompromi lagi dengan hal-hal seperti ini karena Jakarta harus dibangun dengan komitmen,” tegas Pramono di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dirut ANTARA: Kampus motor utama awal ekosistem pers yang baik
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Mulan Jameela Absen di Acara Keluarga 7 Bulanan Alyssa, Al Ghazali Ungkap Alasannya
• 10 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Cetak Emas Digital Sedang Sulit? Simak Tips Investasi Ini
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Purbaya Targetkan Tax Collection Rate Naik ke 11 12 Persen Tahun Ini
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Teluk Persia
• 22 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.