Jenderal Senior China Dipecat dan Diselidiki, Isu Suksesi Kepemimpinan Xi Jinping Mencuat

okezone.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Penyelidikan terhadap Wakil Ketua Komisi Militer Pusat (CMC) Zhang Youxia, bersama dengan anggota CMC Liu Zhenli yang memimpin Departemen Staf Gabungan, menandai salah satu pembersihan militer paling penting dalam masa jabatan ketiga Xi Jinping sebagai Sekretaris Jenderal Partai dan Ketua CMC. Pembersihan kepemimpinan senior di dalam Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah meningkat, terutama selama dua tahun terakhir, dengan kampanye anti-korupsi yang kini hanya menyisakan dua anggota yang berfungsi di badan pengambilan keputusan militer, salah satunya adalah Xi sendiri. Pemecatan mendadak para pejabat senior di dalam PLA dan kekosongan jabatan yang berkepanjangan di puncak portofolio kunci telah mengganggu pola manajemen elit yang relatif dapat diprediksi di bawah Xi Jinping.

Dilansir OCAsia, Minggu, (8/2/2026), sebagian besar laporan awal menggambarkan pemecatan Zhang dalam konteks dugaan pelanggaran politik atau keamanan, termasuk isu spionase dan ketidaksetiaan. Penjelasan tersebut muncul beriringan dengan waktu pembersihan dan pola kebijakan Xi dalam menangani ancaman politik. Dampak politik dari pemecatan Zhang lebih terkait dengan posisi yang ia duduki dalam struktur kepemimpinan Xi Jinping. Sebagai salah satu tokoh senior yang otoritasnya sudah ada sebelum konsolidasi kekuasaan Xi, Zhang merepresentasikan kesinambungan di tingkat atas sistem militer. Kehadirannya menunjukkan bahwa senioritas, pengalaman, dan jaringan politik lama masih memiliki peran dalam tatanan kekuasaan yang semakin terpusat.

Pemecatan He Weidong dan Miao Hua tahun lalu, diikuti oleh Zhang Youxia dan Liu Zhenli saat ini, menandakan semakin terbatasnya ruang tersebut, dengan konsekuensi terhadap bagaimana transisi kepemimpinan di masa depan dapat berlangsung. Skala dan keterlihatan pembersihan ini juga mencerminkan adanya ketegangan antara kepemimpinan Partai dan perwira senior PLA, yang menunjukkan bahwa loyalitas institusional di dalam angkatan bersenjata dipandang belum sepenuhnya terjamin.

Baca Juga :
2 Jenderal Senior Diselidiki, Kepemimpinan Militer China Berubah Signifikan

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, 43 Bangunan Terdampak
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ratusan Ribu Peserta PBI BPJS Kesehatan di Depok Dinonaktifkan per Januari 2026
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Bahaya Virus Nipah. Pemerintah siap sedia, warga harus waspada
• 32 menit laluantaranews.com
thumb
Galih–Ratna Hidup Kembali, Nostalgia 80-an Guncang TIM
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo: 100 Tahun Kiprah Pengabdian Telah Buktikan NU Pilar Kebesaran Bangsa
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.