Bahaya Virus Nipah. Pemerintah siap sedia, warga harus waspada

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
ANTARA - Virus nipah masuk dalam kategori virus mematikan. Bahkan skala virulensinya mencapai angka 40 hingga 70. Artinya dalam rentang paparan 100 orang, tingkat fatalitas yang berpotensi kematian mencapai 40 hingga 70 orang.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mencatat virus nipah berasal dari kelelawar buah yang menularkannya ke babi. Penebangan hutan menyebabkan kelelawar kehilangan habitat mereka, sehingga mereka pindah mendekati permukiman manusia dan peternakan. Ini lah yang memungkinkan virus nipah berpindah dari kelelawar ke babi, dan dari babi ke manusia.

Penularan virus nipah dapat terjadi ketika manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi seperti air liur, darah, dan urin.

Selain itu beberapa penelitian juga menunjukkan seseorang bisa terinfeksi virus nipah melalui konsumsi daging hewan yang terinfeksi, terutama jika daging tersebut dimasak kurang matang.

Lalu seperti apa upaya pemerintah dalam mencegah virus nipah di Indonesia? Selengkapnya di PerANTARA! (Roy Rosa Bachtiar/Cahya Sari/Keysha Anissa/Reza Hardiansyah/Rayyan/Farah Khadija)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
LPEI Kucurkan Pembiayaan Rp57,2 Triliun, Cetak Laba Rp252 Miliar di 2025
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Terbitkan Aturan Tanah Terlantar Bisa Disita Negara, Ini Isinya
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Menkomdigi Meutya Hafid: Perempuan Harus Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Talenta Digital Nasional
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Prabowo: 100 Tahun NU Bukti Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia
• 12 jam laludisway.id
thumb
Intip Harga Pangan di Akhir Pekan, Cabai Merah hingga Daging Sapi Turun
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.