Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral menunjukkan lima pria karyawan ekspedisi diduga disekap pihak J&T di sebuah gudang di Jakarta Utara.
Diketahui video itu diviralkan oleh orang tua dari salah satu korban hingga akhirnya menjadi perhatian di media sosial.
Adapun lima pria yang diduga disekap pihak J&T itu adalah M Tulus Haryadi, Ahmad Sahwan, Rendi, Ferly Rahmat Setiawan, Danang, dan Catur.
Salah satu korban yang tak diketahui namanya mengatakan bahwa pihaknya disekap oleh perusahaan tempat mereka bekerja.
"Iya (disekap)," jawab pria itu lemas ketika ditanya oleh pembuat video.
Tampak lima orang itu dalam kondisi lemas, berada di dalam sebuah gudang J&T di Jakarta Utara.
Pembuat video atau orang tua salah satu korban itu kemudian bertanya sudah berapa hari disekap di dalam tempat tersebut.
Salah satu korban menjawab bahwa mereka disekap sejak kemarin. Hal ini berarti penyekapan dimulai sekitar satu hari lalu.
Mereka tak boleh keluar serta tak bisa berhubungan dengan dunia luar karena alat komunikasi seperti handphone ditahan.
Bahkan, salah satu korban mengaku bahwa ia tidak diberi makan sejak kemarin atau ketika dia masuk disekap.
"Belum (makan sampai sekarang)," katanya.
Dugaan penyekapan ini muncul karena diduga Catur, seorang sopir, melakukan penggelapan hingga perusahaan mengalami rugi Rp300 juta.
Lima orang tersebut, termasuk Catur, disekap karena dibutuhkan keterangannya soal dugaan penggelapan tersebut.
Meski demikian, pihak J&T masih belum memberikan tanggapan. Perusahaan ekspedisi tersebut akan menjelaskan kejadian ini besok, Senin (9/2/2026). (iwh)




