Mahasiswa Ubah Limbah Minyak Goreng Jadi Lilin Aromaterapi

harianfajar
4 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR-Persoalan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, seringkali menjadi masalah pelik di lingkungan perkotaan. Menjawab tantangan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Perubahan Iklim Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan solusi inovatif di Kelurahan Maloku, Kota Makassar. Para mahasiswa mengajak masyarakat setempat untuk mengolah limbah minyak goreng bekas menjadi produk bernilai guna, yakni lilin aromaterapi.

Koordinator Program Kerja, Sriwahyuni Idham, mengungkapkan bahwa ide ini lahir dari keprihatinan melihat kebiasaan membuang minyak jelantah langsung ke saluran air atau tanah. Padahal, hal tersebut berpotensi mencemari lingkungan dan menyumbat drainase.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa minyak jelantah yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan bahkan memiliki nilai jual,” ujar Sriwahyuni.
Dalam demonstrasi yang dilakukan, mahasiswa memperlihatkan proses pembuatan yang tergolong sederhana agar mudah ditiru warga. Prosesnya dimulai dari penyaringan dan pemanasan minyak jelantah untuk menghilangkan kotoran, kemudian dicampur dengan stearic acid dan essential oil sebagai pewangi, lalu dituangkan ke wadah bersumbu.

Inisiatif ini mendapat apresiasi positif dari pihak pemerintah setempat. Koordinator Kelurahan Maloku, M. Yusran Malik, menilai edukasi semacam ini sangat krusial untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam mengelola limbah.

“Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat tidak lagi membuang minyak jelantah sembarangan dan mulai melihat peluang pemanfaatannya,” tutur Yusran.

Selain mengurangi dampak pencemaran, program ini diharapkan dapat membuka peluang usaha kreatif baru bagi warga Kelurahan Maloku. Produk lilin aromaterapi ini tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga media relaksasi yang memiliki potensi pasar yang menjanjikan.

Penulis: Tunggal Utama Ramadhan. SHS
Mahasiswa Magang Fajar, Universitas Hasanuddin


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bapanas Perkuat Pengawasan Harga dan Distribusi Pangan di Daerah
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Kerajinan Bugis-Makassar Curi Perhatian di INACRAFT 2026
• 15 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Hak Cipta, Etika Media, dan Batas Kebebasan Pers
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Longsor Timbun Rumah di Wonosobo, 1 Orang Ditemukan Tewas
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Stafsus Menteri Agama Sebut Kemenag Akan Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.