JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria dianiaya tetangganya di wilayah Kapuk, Jakarta Barat.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, konflik bermula dari keluhan korban mengenai aktivitas pelaku yang kerap bermain drum hingga mengganggu ketenangan.
Protes itu tidak disampaikan langsung, melainkan melalui pejabat RT dan RW setempat.
Baca juga: Dalami Motif Ibu Jual Anak ke Pedalaman Sumatera, Polisi: Apakah Ini Permainan?
Namun, situasi berubah menjadi kekerasan ketika istri korban menegur langsung saat pelaku kembali berisik.
Cekcok pun tak terhindarkan. Keadaan memanas saat ayah pelaku datang mengendarai mobil lalu menabrak korban dan istrinya.
Kemudian, pelaku langsung mencekik korban dan menendang kepalanya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, polisi sudah menerima laporan dari korban dan segera menindaklanjuti kasus tersebut.
“Terkait yang itu (penganiayaan di Kapuk, Jakarta Barat) sudah buat laporan kemarin, akan kita tindak lanjuti,” ujar Arfan saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (8/2/2026).
Meski begitu, Arfan belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai motif maupun kronologi penganiayaan karena masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut
“Ya terkait kronologi yang pasti dia sudah lapor polisi dari korban yang pasti kita akan gerak cepat lah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar dia.
Baca juga: Berebut Lahan Parkir Blok M, Seorang Pria Ditusuk Senjata Tajam
Kompas.com sudah mencoba menghubungi korban melalui pesan langsung di Instagram untuk mengetahui kronologi kejadian, namun hingga kini belum mendapatkan respons.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang