Pembersihan Politik Zhongnanhai : Ambisi “Negara Keluarga” Xi Jinping dan Permainan Kekuasaan

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia – Pada 24 Januari 2026, berita penangkapan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat Zhang Youxia dan Kepala Staf Gabungan Liu Zhenli mengejutkan seluruh negeri. Meskipun alasan resmi sering kali dikaitkan dengan korupsi atau kelalaian militer, menurut analisis komentator senior Jiang Feng, ini sebenarnya merupakan pertarungan hidup-mati di internal Zhongnanhai antara konsep “Negara Keluarga” dan “Negara Partai”, sebuah pembersihan akhir terkait hak suksesi “takhta naga”.

“Jika Anda memutar kembali jarum jam ke dua atau tiga tahun lalu, Anda akan menyadari bahwa semua ini sudah tertulis dalam naskah,” ujar Jiang Feng dalam programnya.

 Ia menilai Zhang Youxia sempat dianggap sebagai sekutu terdekat dari kalangan “generasi merah kedua” bagi Xi Jinping, namun kepercayaan di antara keduanya mencapai titik nol selama Sidang Pleno Ketiga pada Juli 2024. 

Saat itu, Xi Jinping dilaporkan menderita stroke mendadak yang menyebabkan kekosongan kekuasaan sementara, dan Zhang Youxia yang memegang kendali militer tidak menunjukkan loyalitas absolut, melainkan justru berkomunikasi dengan para tetua partai dan membiarkan intensitas propaganda menurun.

Di mata Xi Jinping, tindakan Zhang Youxia tak ubahnya versi modern dari “Sima Yi” pada masa Tiga Kerajaan, yang berencana merebut kekuasaan saat sang penguasa tengah sakit parah. Xi Jinping sangat menyadari bahwa jika ia jatuh lagi, militer tidak akan lagi melindungi pengaturan pasca-kekuasaannya, dan bahkan mungkin memperlakukan keluarganya seperti saat penghancuran “Geng Empat” di masa lalu. Oleh karena itu, pembersihan ini adalah serangan balik habis-habisan yang dilancarkan Xi demi keamanan keluarganya.

Untuk mewujudkan impian “Negara Keluarga”, Xi Jinping sangat mendambakan seorang ahli waris laki-laki. Sumber menyebutkan bahwa meskipun ia memiliki putri bernama Xi Mingze, dalam pemikiran otoritas kekaisaran feodalnya, anak perempuan pada akhirnya dianggap sebagai “orang luar”. 

Hal ini memicu rumor mengenai putra tidak sah, di mana sosok yang paling disorot adalah Jiang Renzheng yang lahir pada tahun 1990. 

Rekam jejak Jiang Renzheng sangat tidak lazim: sebagai mahasiswa jurusan filologi klasik, ia justru dikirim ke Universitas Harvard pada 2013 untuk studi lanjut, dan sekembalinya ke Tiongkok, ia dengan cepat menduduki jabatan penting di Shaanxi dan Fujian—dua wilayah yang menjadi “tempat awal kejayaan” Xi Jinping.

Jiang Feng lebih lanjut menganalisis bahwa perebutan kekuasaan ini juga melibatkan Menteri Keamanan Publik Wang Xiaohong. 

Wang Xiaohong dituduh pernah merawat putra tidak sah Xi Jinping yang lain selama bertugas di Fujian, dan menganggapnya sebagai kartu as politik layaknya sosok “Lu Buwei”. Namun, jika penerus yang diinginkan Xi Jinping adalah Jiang Renzheng, maka “kartu” di tangan Wang Xiaohong justru menjadi ancaman potensial. Hal ini menjelaskan mengapa terdapat rumor bahwa Wang Xiaohong akan menjadi target pembersihan berikutnya setelah Zhang Youxia.

Logika pembersihan ini serupa dengan tindakan Kim Il-sung di Korea Utara saat membersihkan berbagai faksi demi memastikan suksesi Kim Jong-il. 

Penghapusan batasan masa jabatan oleh Xi Jinping, pengusiran birokrat teknokrat faksi Tuanpai, hingga tindakan membersihkan abdi lama di militer saat ini, semuanya bertujuan untuk “pembersihan lapangan” demi memastikan hanya keturunan darah keluarga Xi yang tersisa di tanah merah tersebut. 

Jiang Feng menyimpulkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun krusial bagi kapal retak PKT ini untuk menabrak gunung es, di mana aroma pertumpahan darah dan ambisi “Negara Keluarga” tengah membawa negara menuju letusan gunung berapi yang tak terduga.

Sumber Berita: Kanal YouTube 江峰时刻 (Jiang Feng Shimei), video berjudul “私生子浮現,習近平家天下與中共黨天下之爭招致“儲君”之戰…” unggahan 28 Januari 2026.



Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Stafsus Menteri Agama Sebut Kemenag Akan Kirimkan Imam dan Santri Berprestasi Program Beasiswa ke Turki
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Ahmad Habiebie Dinobatkan Kiper Terbaik Piala Asia Futsal 2026, Benteng Terakhir Indonesia di Laga Final Dramatis
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Simak lagi warta soal penampilan Mariah Carey, rencana pertunjukan BTS
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Persija Jakarta vs Arema FC: Gabriel Silva Bungkam Macan Kemayoran di SUGBK
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.