Laris Manis di Inacraft 2026, Produk UMKM Binaan Pertamina Dicari Buyer Asing hingga Transaksi Tembus Miliaran

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero) menjadi magnet incaran pembeli (buyer) dalam dan luar negeri pada ajang pameran kerajinan The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) Februari 2026.

Tercatat transaksi UMKM Pertamina hingga hari ke-3 pameran, mencapai miliaran rupiah, serta beberapa komitmen penjualan ekspor. Salah satu UMKM yang mencuri perhatian adalah Bali Ayu, brand wellness dan aromaterapi asal Bali milik Komang Yatik. 

Baca Juga :
Kiprah UMKM Binaan BRI Ma.ja Watch, Ketika Jam Tangan Kayu Berhasil Tembus Pasar Global
Pengacara Kerry Riza Bantah Ada Pengaturan Penyewaan Kapal: Pertamina yang Butuh

“Saya tidak pernah membayangkan produk yang saya rintis dari Kramasan, Gianyar, Bali, bisa dipercaya dan diminati buyer dari berbagai negara. Melalui pameran seperti di Inacraft ini dan pendampingan Pertamina, benar-benar membuka jalan bagi kami untuk melangkah ke pasar global,” ujar Komang, dikutip dari keterangannya, Minggu, 8 Februari 2026.

Sejumlah buyer mancanegara dari Prancis, Belanda, Jerman, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Argentina, Chili, hingga beberapa negara Afrika tercatat melakukan transaksi langsung sekaligus menjajaki kerja sama jangka panjang dengan UMKM binaan Pertamina. Buyer dari Malaysia, selain melakukan pembelian produk unggulan secara retail, juga menyepakati rencana pasokan rutin untuk pasar ritel di negeri jiran ini.

Minat buyer internasional juga datang dari Prancis dan Maladewa. Buyer asal Prancis, yang merupakan pemilik sejumlah outlet suvenir ternama, melakukan pemesanan awal dan membuat komitmen pemesanan berkelanjutan dalam skala besar. Sementara itu, buyer dari Maladewa memesan ribuan unit lilin berbahan batok kelapa, menegaskan tingginya minat pasar global terhadap produk berbasis kearifan lokal dan keberlanjutan.

Hal sama juga dirasakan oleh UMKM Agrominafiber yang mendapatkan buyer dari Argentina dan Jepang. Hingga hari ke-3 gelaran INACRAFT, transaksi UMKM binaan Pertamina sudah mencapai Rp 7,5 miliar, terdiri dari transaksi retail Rp 3,8 milyar dan komitmen buyer Rp 3,7 milyar.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan UMKM yang dijalankan Pertamina secara konsisten.

“Inacraft merupakan etalase strategis bagi UMKM binaan Pertamina untuk memperluas pasar dan membangun kepercayaan buyer global. Kami mendorong UMKM untuk tidak hanya mencetak penjualan, tetapi juga membangun keberlanjutan usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar internasional,” ujar Baron.

Baca Juga :
Kuasa Hukum Kerry: Pertamina Untung US$ 524 Juta dalam 10 Tahun dari Sewa Terminal BBM PT OTM
ESDM: SPBU Swasta Beli Solar dari Pertamina Mulai April 2026
ESDM: Izin Impor BBM untuk SPBU Shell Masih Dievaluasi

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Al Nassr Mulai Pertimbangkan Pecat Cristiano Ronaldo usai Mogok di 2 Laga, Kini Incar Bintang MU dan Liverpool
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Harga Kokoa Naik, Ritel di Jepang Cari Bahan Alternatif untuk Hadiah Valentine
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mens Rea Dipersoalkan, Pandji Yakin Komika Tetap akan Kritis 
• 18 jam lalutabloidbintang.com
thumb
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Air Putih Sambil Berdiri Bisa Picu Penyakit Batu Ginjal
• 19 jam lalumerahputih.com
thumb
Bapanas: Akses Pangan Terjangkau Dorong Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
• 19 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.