Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Tapanuli Tengah
Dalam rangka mencegah penyebaran penyakit pascabencana banjir di wilayah Sumatra Utara (Sumut), TNI melakukan inisiatif dengan menyediakan pelayanan kesehatan keliling. Para dokter dan tenaga kesehatan (nakes) TNI mendatangi langsung rumah-rumah warga untuk memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak bencana.
Dalam keterangan yang diperoleh pada Minggu, 8 Februari 2026, Kegiatan ini berlangsung di Kelurahan Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dalam aksi tersebut, dokter dan nakes TNI memberikan penanganan medis kepada seorang anak balita yang terserang demam serta batuk pilek akibat kondisi lingkungan pascabanjir.
Langkah serupa juga dilakukan di Desa Bonan Lumban, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Petugas medis TNI berkeliling dari rumah ke rumah untuk memantau kondisi kesehatan masyarakat, termasuk melakukan pengecekan tekanan darah bagi warga setempat guna memastikan kondisi fisik mereka tetap stabil.
Selain layanan jemput bola, dokter dan nakes TNI juga menyiagakan posko pelayanan kesehatan di tenda-tenda pengungsian, salah satunya di Kelurahan Lopian. Di sana, warga pengungsi mendapatkan layanan konsultasi medis dan pemberian obat-obatan bagi mereka yang mulai mengeluhkan gangguan kesehatan.
Layanan kesehatan gratis ini juga menjangkau berbagai titik pengungsian lainnya, seperti di Desa Hutanabolon Simpang Sipange (Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah), serta wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan meliputi Desa Aek Ngadol dan Desa Batu Hula di Kecamatan Batang Toru.
Langkah preventif ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah dalam pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Presiden menekankan bahwa pemulihan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga prioritas terhadap pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Pemerintah terus memastikan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan nakes diperkuat agar proses rehabilitasi serta pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat berjalan cepat, aman, dan berkelanjutan.
Editor: Redaktur TVRINews



