Pengelolaan KSO Sawit Kembali Picu Bentrok di Rohul, 1 Orang Tewas

detik.com
14 jam lalu
Cover Berita
Rokan Hulu -

Bentrokan dipicu pengelolaan lahan sawit skema kerja sama operasi (KSO) kembali terjadi. Kali ini, bentrokan yang terjadi di lahan eks PT BS, Dusun IV Rintis, Desa Bontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menewaskan satu orang.

Kasi Humas Polres Rohul AKP Yohanes mengatakan bentrokan antarkelompok pengamanan swakarsa itu terjadi pada Sabtu (7/2). Sebelum terjadi bentrokan, kedua pihak telah berjanji untuk saling menahan diri.

"Sebelum kejadian, kedua belah pihak telah dimediasi oleh Polsek Bonai Darussalam dan sepakat menahan diri menunggu proses mediasi," kata Yohanes, Minggu (8/2/2026).

Namun, mediasi yang dijadwalkan pada Selasa (10/2) bertempat di Kantor Camat Bonai Darussalam ini belum terjadi, puluhan orang datang dengan membawa senjata tajam dan senapan angin. Mereka mendesak kelompok pengamanan swakarsa KUD serta para pekerja PT BS untuk mengosongkan barak.

"Situasi memanas ketika upaya menenangkan massa tak diindahkan," imbuhnya.

Baca juga: Kemenhut Buru Jaringan Pembunuh Gajah Mati Tanpa Kepala di Riau

Bentrokan pun pecah. Kelompok pengamanan swakarsa KSO tersebut melakukan perusakan hingga melepaskan tembakan ke arah bangunan.

Akibat kejadian tersebut, satu orang anggota pengamanan swakarsa dari KUD, Bernadus Betu alias Jon, tewas di tempat kejadian perkara.
Selain itu, dua orang mengalami luka berat akibat tembakan, sementara tiga lainnya luka ringan, termasuk luka bacok dan luka akibat benda tajam.

"Pascakejadian kami langsung melakukan olah TKP, mengamankan kelompok Pam Swakarsa yang terlibat, mengumpulkan barang bukti, serta mengevakuasi korban," jelas Yohanes.

Korban meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan autopsi, sementara korban luka dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan.

"Saat ini kami telah melakukan penggalangan terhadap kedua kelompok Pam Swakarsa, berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak perusahaan, dan menyiagakan personel tambahan untuk mencegah konflik susulan," ungkap Yohanes.

Baca juga: Kapolda Riau Tegaskan Tak Ada Ampun bagi Pembunuh Gajah: Kita Cari!




(mea/maa)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Anggaran Pendidikan Guru Ditambah, Appi Siapkan Program Guru Makassar ke Luar Negeri
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Guru Honorer, Pilar Senyap Pendidikan
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
2 Anak Tewas Tenggelam di Objek Wisata Pemandian di Sumbar
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Arahan Presiden Soal Gedung Keagamaan di Bundaran HI, Pramono Ingatkan Aturan Heritage
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Mensos: 13 Juta Peserta BPJS Kesehatan Dialihkan Agar Tepat Sasaran
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.