124 Mahasantri Cinta Quran Center Siap Jadi Dai di Tengah Masyarakat

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Cinta Quran Center menggelar wisuda mahasantri angkatan ke-2 dan ke-3 di Menara 165, Jakarta, pada Sabtu (7/2) kemarin.

Bukan sekadar kelulusan, wisuda ini sekaligus momentum pelepasan santri untuk terjun langsung di tengah masyarakat.

BACA JUGA: Cinta Quran Center Siapkan 10 Ribu Dai

Direktur Cinta Quran Center Ustadz Syafaat Nuryadi mengatakan santrinya akan mengemban tugas untuk berdakwah di tengah masyarakat.

Sebagai dai Quran, para santri telah berwawasan Islami, berkarakter pemimpin, dan berjiwa pengusaha.

BACA JUGA: Gerakan Cinta Quran Cinta Keluarga

"Ini kali kedua kami melaksanakan wisuda, alhamdulillah hari ini ada 125 mahasantri yang di wisuda, terdiri dari 57 santri laki-laki dan 68 santri perempuan," ucap Ustadz Syafaat.

Menurut dia, Cinta Quran Center mempunyai komitmen untuk mencetak pendakwah.

BACA JUGA: Ponpes Mambaul Maarif Buka Beasiswa Santri dan Mahasantri

Lulusannya diharapkan mampu membawa nilai-nilai Quran ke berbagai lini, mulai dari dakwah, pendidikan, hingga pemberdayaan umat.

Cinta Quran Center sendiri merupakan kampus pendidikan dai Quran yang berlokasi di Tangerang Selatan dan fokus pada pembinaan calon dai Quran.

Santrinya dibekali dengan kepemimpinan, public speaking, dan wirausaha, agar mampu berdakwah secara efektif, mandiri, dan berkelanjutan.

Sementara ituc Dewan Pembina Amazing Group Ustadz Fatih Karim menegaskan bahwa selama masa pendidikan, para santri aktif berkontribusi dalam program pengabdian masyarakat, pembinaan pelajar, pengisian kajian keislaman, serta pengembangan media dakwah, baik di lingkungan pesantren maupun masyarakat luas.

"Pesantren kami dibangun dari dana wakaf, didukung umat Islam, jadi ini milik umat Islam, maka lulusannya pun akan didedikasikan untuk menegakkan Islam," kata Ustadz Fatih Karim.

Pihaknya juga mendapat dukungan dari Ivan Gunawan dalam upaya memenuhi kebutuhan para santri.

Artis, presenter, sekaligus pengusaha itu telah berdonasi untuk menjadi orang tua asuh.

"Bismillah, semoga kebaikan ini bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk terus berbuat kebaikan di mana pun berada," tutur Ivan.

Ivan telah menyatakan komitmennya untuk menjadi orang tua asuh bagi 20 santri Cinta Quran Center.

Hal itu dia lakukan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pendidikan dan dakwah generasi Qurani.

Harapannya wisudawan dan wisudawati dapat menjadi duta dan menjujung tinggi nilai-nilai Al-Quran.

Cinta Quran Center mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membersamai perjuangan mencetak dai Quran melalui doa, dukungan, dan kontribusi terbaiknya, agar cahaya Al-Quran senantiasa menyinari generasi masa depan. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahasantri Harus Berani Bersaing dengan Mahasiswa


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aceh Ajukan Rp 153 Triliun Untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
• 4 jam lalumerahputih.com
thumb
Hetifah Apresiasi Perjuangan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
Dipecat, 2 Oknum Polisi Pemerkosa Gadis Remaja di Jambi Langsung Banding
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Menteri PPPA Tegaskan Peran Strategis Paralegal Muslimat NU
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Ketua DPD: Kebhinekaan Indonesia Layak Ditiru Dunia
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.