jpnn.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menurunkan biaya haji bagi jemaah Indonesia melalui pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi.
Prabowo menyampaikan komitmennya di hadapan para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) dalam acara Mujahadah Kubro memperingati Hari Lahir Satu Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu pagi (8/2/2026).
BACA JUGA: Saran dari Hensa untuk Prabowo jika Gibran Berambisi jadi Capres 2034
"Nanti dijamin semua jemaah akan mendapat hunian yang layak, Tempat yang baik. Tidak usah ragu-ragu lagi, tidak boleh ada macam-macam lagi. Pelayanannya akan terbaik dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam sambutannya.
Presiden menyampaikan Indonesia memperoleh kehormatan dan hak untuk memiliki lahan di Kota Suci Makkah.
BACA JUGA: Bocah NTT Bunuh Diri, Reza Indragiri: Bukan Masalah Anak Tak Bisa Beli Alat Tulis yang Bikin Geger
Lahan tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Kampung Haji yang diperuntukkan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.
Dia menyebut pembangunan Kampung Haji itu bertujuan untuk menjamin ketersediaan hunian yang layak dan nyaman bagi jemaah.
BACA JUGA: Saksi Sebut Ada Aliran Uang kepada Ida Fauziyah, KPK Merespons Begini
Pemerintah juga menargetkan peningkatan standar pelayanan agar jemaah memperoleh fasilitas yang lebih baik selama menjalankan ibadah.
"Kita berharap dalam tiga tahun kita sudah punya Kampung Haji yang bagus, baru nanti beberapa bulan lagi saya kira kita akan punya kurang lebih seribu kamar, tetapi akan terus kita bangun," tutur Prabowo.
Mujahadah Kubro yang berlangsung pada 7-8 Februari 2026, merupakan puncak rangkaian peringatan Harlah Satu Abad NU yang diselenggarakan PWNU Jatim.
Acara tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 105 ribu orang, terdiri atas 77.541 orang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jatim dan sekitar 27.000 warga Muslimat NU. Jemaah tersebut menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil serta 5.413 sepeda motor.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Kabinet Merah Putih, ulama dan kiai karismatik, Pengurus Besar NU, Pengurus Wilayah NU Jawa Timur serta puluhan ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah.(ant/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam




