Bursa Saham Amerika Serikat ditutup menguat tajam pada perdagangan di Jumat (6/2). Wall Street alami reli besar usai saham-saham pembuat chip meredakan kekhawatiran pasar terkait kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari Reuters,S&P 500 naik 1,97% ke 6.932,30. Nasdaq Composite menguat 2,18% ke 23.031,21. Sementara Dow Jones Industrial Average melonjak 2,47% ke 50.115,67. Dow Jones untuk pertama kalinya menembus level dari 50.000.
Baca Juga: IHSG Sepekan Ditutup Aksi Borong Asing, Saham-saham Ini Jadi Pilihan
Lonjakan belanja akal imitasi dari raksasa teknologi menjadi katalis positif bagi saham-saham pembuat chip. Investor memperkirakan perusahaan semikonduktor akan menjadi penerima manfaat utama dari meningkatnya pembangunan pusat data akal imitasi dalam skala besar.
Namun Amazon justru melemah setelah perusahaan menyatakan rencana peningkatan belanja modal lebih dari 50%. Langkah tersebut mempertegas persaingan ketat dalam pengembangan teknologi akal imitasi, menyusul pengumuman serupa dari Alphabet.
Reli Jumat ini juga menandai pemulihan setelah pasar saham mencatat tiga hari beruntun pelemahan. Sebelumnya, sentimen pasar tertekan oleh kekhawatiran bahwa akal imitasi dapat meningkatkan persaingan dalam sektor perangkat lunak dan menekan margin keuntungan, ditambah valuasi saham teknologi yang dinilai sudah tinggi setelah reli panjang.
Analis Strategi Investasi Baird, Ross Mayfield menilai volatilitas masih akan mewarnai perdagangan saham terkait AI. Namun ia melihat adanya permintaan riil terhadap produk akal imitasi yang menopang minat investor.
Menurutnya, setiap koreksi tajam cenderung memancing masuknya investor baru yang melihat peluang beli pada saham-saham unggulan sektor tersebut.
Selain saham chip, perusahaan perangkat lunak dan layanan data juga mulai bangkit dari tekanan sebelumnya.
Baca Juga: Bukalapak (BUKA) Bakal Lanjutkan Buyback Saham Senilai Rp280,99 Miliar
Adapun Dow Jones meroket karena didorong oleh rotasi portofolio investor, yang dalam beberapa waktu terakhir mengalihkan dana dari saham teknologi menuju emiten yang tertinggal dari reli besar dalam beberapa tahun terakhir.




