GenPI.co - Pengamat politik Adi Prayitno menyoroti banyaknya sinyal keinginan menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029 mendatang.
Adi Prayitno mengatakan pemilihan presiden dan wakil presiden memang masih lama. Namun, sudah ada gerakan politik yang dikait-kaitkan Pilpres 2029.
“Khususnya, dikaitkan dengan potensi bisa menjadi Calon Wakil Presiden pendamping Pak Prabowo Subianto di 2029,” katanya dikutip dari akun YouTube miliknya, Senin (9/2).
Dia menyebut munculnya sejumlah gerakan politik tersebut, karena para elite menilai peluang Prabowo Subinto menang di Pilpres 2029 cukup besar.
“Tingkat kemenangannya (Prabowo) itu, jauh lebih kuat dibandingkan dengan kandidat-kandidat yang lain,” ujarnya.
Adi mengungkapkan sejumlah gerakan politik itu. Pertama, yakni pernyataan Jokowi yang mendorong Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dua periode berkuasa.
Kemudian, gerakan politik Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang mengajak semua pengurus partainya untuk bertemu Prabowo Subianto belum lama ini.
Dia menilai langkah Cak Imin tersebut, ingin menunjukkan loyalitas dan totalitasnya kepada Prabowo Subianto.
“Sejumlah pengamat politik pun mengatakan, sepertinya ini terkait potensi Cak Imin ingin menjadi calon wakil dari Prabowo,” ujarnya.
Adi juga menyebut elite PAN, yakni Eddy Soeparno yang sudah menyodorkan nama Zulkifli Hasan alias Zulhas untuk menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto.
“Eddy Soeparno menilai Pak Zulhas sosok yang pantas, mengingat dia (Zulhas) paling loyal, total, dan selalu setiap kepada Pak Prabowo,” ucapnya. (*)
Lihat video seru ini:




