Pantau - Nama pendiri Microsoft, Bill Gates, terseret dalam salah satu draf surel yang termasuk dalam jutaan dokumen kasus Jeffrey Epstein yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Terkait hal ini, mantan istrinya, Melinda Gates, angkat bicara dan menilai situasi tersebut sangat menghancurkan hati.
Dokumen Epstein Seret Nama Tokoh DuniaDraf surel tertanggal 18 Juli 2013 yang ditemukan dalam arsip kasus Epstein menyebut nama Bill Gates, meski tidak pernah dikirimkan secara langsung kepada yang bersangkutan.
Bill Gates menanggapi kemunculan dokumen tersebut dalam wawancara dengan 9News Australia.
"Itu hanya mengingatkan saya bahwa setiap menit yang saya habiskan bersamanya, saya sesali, dan saya minta maaf telah melakukan itu," ungkap Gates, merujuk pada hubungannya di masa lalu dengan Jeffrey Epstein.
Juru bicara Gates menegaskan bahwa dokumen itu hanyalah hasil rekayasa Epstein yang kecewa karena tidak memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan Gates.
"Satu-satunya hal yang ditunjukkan oleh dokumen-dokumen ini adalah frustrasi Epstein karena ia tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates dan sejauh mana ia akan berusaha untuk menjebak dan mencemarkan nama baik Gates," ujarnya.
Pihak Gates juga menyebut bahwa isi dokumen tersebut tidak masuk akal dan tidak benar.
Melinda Gates: “Pertanyaan Itu Untuk Mereka, Bukan Saya”Melinda Gates turut dimintai tanggapan dalam sebuah wawancara bersama Rachel Martin untuk program NPR.
"Pertanyaan-pertanyaan yang tersisa di sana adalah untuk orang-orang tersebut dan bahkan untuk mantan suami saya. Mereka perlu menjawab hal-hal itu, bukan saya," ungkap Melinda.
Ia menambahkan bahwa tidak ada satu pun gadis yang seharusnya berada dalam situasi seperti yang dialami para korban Jeffrey Epstein.
"Situasi itu sangat menghancurkan hati," tambahnya sambil mengingat masa ketika ia dan putri-putrinya seusia dengan para korban.
Melinda menyebut bahwa dokumen tersebut turut mengingatkannya pada masa-masa sulit dalam pernikahannya dengan Bill Gates.
Kasus ini kembali menjadi sorotan global karena menyeret sejumlah tokoh elite dan figur publik dunia ke dalam pusaran skandal Epstein.



