Jakarta, VIVA – Elsa Japasal atau Eca Aura akhirnya memberikan klarifikasi terkait tudingan penggunaan Whip Pink yang sempat ramai di media sosial. Eca menegaskan sejak awal bahwa dirinya tidak pernah memiliki, menggunakan, ataupun terlibat aktivitas apa pun yang berkaitan dengan tabung pink tersebut. Klarifikasi ini disampaikannya setelah spekulasi publik berkembang luas dan menimbulkan berbagai reaksi.
Dalam pernyataan terbukanya, Eca mengaku cukup terkejut dengan arah pembicaraan yang berkembang di dunia maya. Ia menyebut situasi tersebut muncul dari unggahan sederhana yang sama sekali tidak memiliki maksud lain. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
- Eca Aura
“Hai semuanya, aku paham situasi sekarang itu menimbulkan banyak reaksi, maka aku pengen ngobrol sebentar ya sama kalian. Maaf aku baru bisa bicara sekarang karena jujur kemarin aku cukup kaget dengan arah pembicaraan yang berkembang,” ujar Eca Aura dalam klarifikasinya yang dikutip pada Senin, 9 Februari 2026.
Eca menjelaskan bahwa awalnya ia hanya membagikan momen pindah ke tempat tinggal baru. Namun, unggahan tersebut justru memunculkan asumsi yang jauh dari niat awalnya.
“Awalnya aku cuman nge-share soal pindahan rumah, terus muncul asumsi lain yang di luar dugaan,” lanjutnya.
Isu ini bermula ketika Eca mengunggah video singkat yang menampilkan sudut apartemen barunya. Dalam video tersebut, perhatian warganet justru tertuju pada sebuah tabung berwarna pink yang dianggap mirip dengan Whip Pink. Salah satu komentar warganet bahkan viral dan memicu perdebatan luas.
"Kan aku nonton video Eca waktu pindah rumah terus aku liat ada tabung whip pink di kamarnya," tulis seorang warganet.
Tak lama kemudian, video tersebut diketahui telah dihapus. Langkah ini justru memunculkan spekulasi baru, seolah penghapusan dilakukan untuk menutupi sesuatu. Menanggapi hal itu, Eca menegaskan bahwa potongan video yang beredar telah kehilangan konteks aslinya.
“Nah, di sini aku mau menyampaikan dengan jelas dan jujur. Aku enggak pernah memiliki menggunakan atau melakukan aktivitas apapun terkait dengan tabung pink. Video itu tuh diambil sekitar 2 bulan lalu tanpa konteks yang utuh dan kemudian disalah artikan,” tegasnya.



