Liputan6.com, Jakarta - Video viral di media sosial, seorang pria bernama Darwin menjadi korban penganiayaan tetangganya sendiri. Darwin dipukuli gara-gara menegur tetangganya yang bermain drum.
Dalam rekaman video terlihat korban dalam kondisi dipukuli. Sejumlah warga sempat melerai, namun pelaku tak berhenti. Malah menendang wajah korban.
Advertisement
Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat. Laporan tercatat dengan nomor laporan LP/B/359/II/2026/SPKT Polres Metro Jakarta Barat tertanggal 7 Februari 2026. Korban melaporkan atas dugaan penganiayaan sebagaimana Pasal 262 KUHP.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini kasus dugaan penganiayaan itu ditangani Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat.
“Korban sudah membuat laporan ke Polrestro Jakbar dan saat ini dalam penanganan Satreskrim Jakbar,” ujar Budi, Senin (9/2/2026).
Dalam laporannya, kejadian penganiayaan bermula saat korban mendatangi terlapor yang tengah bermain drum. Selama ini, korban sudah beberapa kali mengimbau karena suara drum terdengar hingga ke rumahnya. Terlapor sempat berjanji akan memasang tembok peredam suara.
"Namun suara tersebut masih terdengar di rumah pelapor," seperti ditulis laporan polisi, Senin
Korban yang mendatangi terlapor akhirnya terlibat cekcok mulut. Di tengah pertengkaran, orang tua terlapor datang ke lokasi menggunakan satu unit mobil dan menabrak korban hingga terjatuh.
"Ketika pelapor ingin bangun, terlapor langsung mencekik/memitting pelapor dan orangtua terlapor menedang pelapor dan terlapor memukuli pelapor," tertulis dalam laporan.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar dan lebam di bagian leher, luka di kepala bagian belakang, punggung, serta luka lecet di tangan dan kaki.



