China Buka Paket Wisata ke Luar Angkasa, Umumkan Harga Tiketnya

cnbcindonesia.com
8 jam lalu
Cover Berita
Foto: Seorang astronot mengabadikan momen aurora berkilauan dari luar angkasa yang dibagikan pada sosial media X pribadinya. (X/@JonnyKimUSA)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan antariksa komersial asal China, InterstellOr, mulai serius menggarap bisnis wisata luar angkasa suborbital.

Perusahaan tersebut telah membuka pemesanan tiket dan bahkan menggaet aktor ternama China, Johnny Huang Jingyu, sebagai penumpang selebritas pertama.

InterstellOr memperkenalkan versi eksperimental skala penuh kapsul awak CYZ1 (ChuanYueZhe 1) pada 22 Januari 2026. Bersamaan dengan itu, perusahaan juga melakukan uji coba sistem peredam pendaratan sebagai bagian dari tahapan pengembangan wahana.


Kapsul CYZ1 dirancang untuk membawa penumpang melampaui Garis Karman di ketinggian 100 kilometer dari permukaan Bumi. Pada ketinggian tersebut, penumpang akan merasakan kondisi mikrogravitasi selama beberapa menit sebelum kembali ke Bumi. Perusahaan menargetkan penerbangan berawak pertamanya dapat dilakukan pada 2028.

Pilihan Redaksi
  • Katy Perry 'Sujud Syukur' usai Kembali ke Bumi dari Luar Angkasa
  • Selain Bill Gates, Epstein Files Seret CEO dari LinkedIn-Google-Tesla
  • Studi Terbaru Bongkar Fakta-Fakta Mengejutkan Video Medis di Youtube,

Meski demikian, InterstellOr telah membuka pemesanan tiket, dengan catatan jadwal penerbangan masih bergantung pada proses pengujian dan sertifikasi.

Mengutip laman Space, harga tiket wisata luar angkasa ini dipatok sekitar 3 juta yuan atau setara Rp 7,3 miliar per orang, dengan kewajiban membayar uang muka sebesar 10% untuk reservasi.

Johnny Huang Jingyu dijadwalkan terbang sebagai penumpang bernomor 009. Selain itu, InterstellOr juga menyebut Lin Xiaoyan, penyair China-Amerika, akan menjadi perempuan Tionghoa perantauan pertama yang mengikuti penerbangan luar angkasa perusahaan tersebut.

Langkah InterstellOr sejalan dengan tren wisata antariksa global yang lebih dulu digarap perusahaan Barat seperti Blue Origin.

Perusahaan milik Jeff Bezos itu telah beberapa kali menerbangkan selebritas dalam penerbangan suborbital singkat.

Didirikan pada Januari 2023, InterstellOr berbasis di Beijing dan didukung tim teknis yang berpengalaman di program antariksa berawak China. Ke depan, persaingan wisata suborbital di Negeri Tirai Bambu diperkirakan makin ketat.

Selain InterstellOr, CAS Space dan Deep Blue Aerospace juga tengah mengembangkan layanan serupa dengan teknologi kapsul dan roket yang dapat digunakan kembali.


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Robot Anjing Otonom Diterjunkan ke Gunung Etna

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Periksa 3 Tersangka Penipuan PT DSI Senilai Rp2,4 Triliun
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tegaskan Kebebasan Pers Adalah Hak Konstitusional yang Wajib Dijaga
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Bursa Saham Asia Menguat Senin Pagi, Nikkei Melonjak hingga 4,2%
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemkab Bengkulu Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan selama Tiga Hari
• 20 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.