Partai pimpinan PM Anutin unggul dalam pemilu Thailand

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Partai Bhumjaithai pimpinan Perdana Menteri Anutin Charnvirakul diproyeksikan unggul dalam pemilihan umum legislatif Thailand pada Minggu, meski jumlah kursi yang berhasil dicapai masih kurang untuk membentuk pemerintahan sendiri.

Menurut hasil tak resmi yang dikutip Thai Inquirer, dengan 85 persen suara telah dihitung, Partai Bhumjaithai diperkirakan akan menjadi partai terbesar di DPR Thailand dengan raihan 177 dari 500 kursi legislatif.

Sementara, partai oposisi Pheu Thai yang sempat dipimpin Paetongtarn Shinawatra, PM sebelumnya, diperkirakan hanya mendapat 82 kursi.

Dengan hasil tersebut, Partai Bhumjaithai kemungkinan akan membentuk koalisi dengan Partai Kla Tham yang diprediksi menguasai 62 kursi.

Sementara itu, pemilu kali ini juga merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan berbarengan dengan sebuah referendum konstitusi.

Mengenai hasil referendum, diperkirakan 59,4 persen pemilih mendukung disusunnya UUD baru menggantikan UUD yang disahkan oleh junta militer pada 2017.

Lebih dari 50 juta warga masyarakat yang memiliki hak pilih menentukan 500 anggota DPR Thailand dari sejumlah 5.000 calon yang tersedia pada pemilu Minggu. Tempat pemungutan suara dibuka pukul 08.00 dan ditutup pukul 17.00 waktu setempat.

Pemilu tersebut dilaksanakan menyusul pembubaran DPR Thailand pada 12 Desember, setahun lebih awal dari berakhirnya masa jabat anggota DPR selama empat tahun.

Baca juga: Thailand gelar pemilu legislatif, referendum konstitusi pada Minggu

PM Anutin memilih di Provinsi Buri Ram, yang menjadi basis utama Partai Bhumjaithai.

Dalam sistem pemilu Thailand, 400 dari 500 kursi DPR diisi oleh perwakilan daerah pemilihan, sementara 100 kursi sisanya dialokasikan secara proporsional kepada partai-partai politik berdasarkan hasil pemilu secara nasional.

Komisi pemilihan umum Thailand memperkirakan kehadiran pemilih sebesar 75 persen, dengan sebagian besar pemilih melaksanakan haknya pada pagi hari.

Namun, Ketua komisi pemilihan umum Thailand Narong Klanwarin mengatakan bahwa kehadiran pemilih dapat mencapai 80 hingga 90 persen.

Otoritas pemilu Thailand harus memverifikasi penghitungan suara dan mengumumkan hasil resmi pemilu dalam 60 hari, atau pada 9 April.

Sementara, untuk membentuk pemerintahan, calon perdana menteri harus mendapat dukungan lebih dari setengah total anggota legislatif di DPR, yang berarti minimal 251 kursi.

Sumber: Anadolu

Baca juga: DPR Thailand dibubarkan, pemilu segera dilaksanakan




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fakta-Fakta Safe House Bea Cukai terkait Kasus Dugaan Korupsi Importasi Barang
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
KH Miftachul Akhyar Ajak Doakan Palestina dan Presiden Prabowo di Harlah 1 Abad NU
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Anak WNI Tewas Jadi Korban Kecelakaan di Singapura, sang Ibu Masih Dirawat
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Grab Percepat Implementasi Teknologi Lidar di Asia
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Membandingkan Toyota Raize GR Sport dan Honda WR-V RS, Pilih Mana?
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.