Chief Operating Officer (COO) PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Ricky Thyo mengkonfirmasi bahwa saat ini Mazda 2 tak lagi dipasarkan di Indonesia. Digantikan CX-3 sebagai model paling terjangkau, menyesuaikan minat pasar yang condong ke arah SUV.
”Mazda 2 kita memang sudah tidak masukin lagi. Jadi line up terbawah kita CX-3,” buka Ricky di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis (5/2/2026).
Generasi ketiga Mazda 2 menjadi versi terakhirnya. Sejak diluncurkan pada 2014 silam, hatchback pesaing Toyota Yaris dan Honda Jazz ini tak kunjung diperbarui. Hanya sekadar facelift minor di segi eksterior dan interior.
Bukan cuma di Indonesia, melainkan secara global. Ricky pun menyampaikan belum ada rencana dari principal untuk melanjutkan Mazda 2 ke generasi berikutnya.
”[Akan ada pembaruan Mazda 2?] belum ada plan untuk Mazda 2, karena di global juga belum,” imbuhnya.
Eksistensi Mazda 2 di Indonesia nampaknya terkikis perkembangan tren. Saat ini, minat konsumen beralih ke SUV atau crossover, menawarkan desain lebih gagah dengan ground clearance tinggi.
”Kita enggak berani bilang discontinue (Mazda 2), tapi memang kita sudah enggak menjual mobil itu lagi. Karena juga fokusnya ke CX-3, CX-5, dan kawan-kawan,” pungkas Ricky.
Meski tak lagi dijajakan, Ricky memastikan bahwa komponen suku cadang Mazda 2 akan tetap bisa diakomodasi oleh jaringan bengkel resmi Mazda. Hal ini juga berlaku untuk model Mazda lain dengan usia 10 tahun ke atas.
Sekilas Mazda 2Mazda 2 pertama kali hadir di Indonesia melalui generasi kedua pada 2009. Membawa bahasa desain Nagare, Mazda 2 tampil sporty dan berbeda dari rival di kelasnya saat itu.
Ia dikenal sebagai hatchback yang gesit, irit, serta rasa berkendara yang menyenangkan. Namun, kabin belakang cenderung sempit jika mengacu Honda Jazz dan Toyota Yaris di zamannya.
Soal mesin, Mazda 2 Nagare dibekali unit 1.500 cc 4-silinder DOHC dengan keluaran tenaga 103 dk dan torsi 135 Nm. Menyalurkan tenaga ke dua roda depan melalui transmisi manual 5-speed atau otomatis 4-speed.
Kemudian, lanjut ke generasi ketiga, lebih dikenal dengan Mazda 2 Skyactiv, lantaran sudah mengadopsi format rancang bangun Skyactiv dari Mazda. Bahasa desain pun berubah dari Nagare menjadi Kodo Design.
Mazda 2 menjadi pilihan bagi konsumen segmen hatchback yang ingin tampil sporty namun tetap elegan. Desain interior juga berbalut nuansa sporty dengan kombinasi material kulit dan fabric di jok serta panel soft touch di dashboard dan trim pintu.
Soal mesin, meningkat. Mazda 2 generasi ketiga menggunakan mesin 1.500 cc 4-silinder Skyactiv-G bertenaga 108 dk dan torsi maksimal 141 Nm. Dihubungkan ke roda depan lewat transmisi manual 6-speed atau otomatis 6-speed.





