Ubi jalar dan kentang sama-sama populer sebagai sumber karbohidrat, tapi ternyata keduanya punya perbedaan yang cukup signifikan ketika dikaitkan dengan proses menurunkan berat badan. Memahami kandungan nutrisi, kadar serat, indeks glikemik, dan cara pengolahan sangat penting agar pilihan karbohidrat kamu mendukung program diet secara efektif.
Memilih antara ubi jalar dan kentang bukan hanya soal selera, tapi juga soal efeknya pada energi, rasa kenyang, dan metabolisme tubuh. Kira-kira mana yang lebih cocok untuk menurunkan berat badan? Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut!
Kandungan Nutrisi Ubi Jalar dan KentangKandungan nutrisi antara ubi jalar dan kentang/Foto: Freepik.com/stockking
Ubi jalar kaya akan beta-karoten, vitamin C, dan potasium, serta mengandung antioksidan yang baik untuk kulit dan sistem imun. Kandungan ini membuat ubi jalar tidak hanya berperan sebagai sumber energi, tapi juga mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Menurut ahli gizi Prernna Kalra, seperti yang telah dilansir dari Hindustan Times, nutrisi lengkap pada ubi jalar membuat makanan ini menjadi pilihan yang lebih unggul bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan tanpa mengorbankan vitamin dan mineral penting.
Kentang juga memiliki nutrisi yang cukup tinggi, terutama vitamin B6, potasium, dan beberapa mineral penting lainnya. Namun, kandungan karbohidrat kentang lebih tinggi dibanding ubi jalar, sehingga konsumsi berlebihan bisa memicu kenaikan gula darah.




