Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak warga untuk meramaikan perayaan Imlek 2026 melalui Jakarta Lunar New Year Festival yang digelar di 98 pusat perbelanjaan di ibu kota, dengan target transaksi mencapai Rp10 triliun.
Perayaan Imlek Meriahkan 98 Pusat Perbelanjaan di JakartaSekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menyatakan bahwa aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan selama perayaan Imlek berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
"Kolaborasi antara Pemprov DKI dan pelaku usaha, khususnya sektor ritel, menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Jakarta," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta pada tahun 2025 mencapai 5,21%, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.
Perayaan Jakarta Lunar New Year Festival 2026 diadakan serentak di berbagai mal, dengan beragam acara seperti pertunjukan barongsai, liong, dekorasi khas Imlek, atraksi budaya, lomba, serta aktivitas interaktif bagi pengunjung.
Pusat perbelanjaan juga memberikan berbagai promo penjualan dan diskon selama periode perayaan.
Target Ekonomi dan Kebersamaan Saat ImlekKetua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI Jakarta, Mualim Wijoyo, menyampaikan bahwa nilai transaksi selama perayaan Imlek 2026 ditargetkan mencapai Rp10 triliun.
"Target ini cukup realistis, melihat capaian transaksi saat Natal dan Tahun Baru yang menembus Rp15,25 triliun," ia mengungkapkan.
Menurutnya, Imlek memiliki dampak ekonomi yang signifikan dan dianggap setara dengan Ramadhan dalam meningkatkan daya beli masyarakat.
Perayaan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, sekaligus menggairahkan sektor pariwisata dan ritel Jakarta.




