Trump Kecam Halftime Show Bad Bunny di Super Bowl: Salah Satu yang Terburuk

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap penampilan halftime show Super Bowl LX yang dipimpin penyanyi Puerto Rico, Bad Bunny. Lewat unggahan di media sosial, Trump menyebut penampilan tersebut "sangat buruk" dan tidak mencerminkan nilai Amerika.

Bad Bunny—yang bernama asli Benito Antonio Martinez Ocasio—menjadi bintang utama halftime show Super Bowl LX yang digelar di Santa Clara, California. Penampilannya menghadirkan nuansa bahasa Spanyol dan irama reggaeton ke panggung ajang tahunan sepak bola Amerika (NFL).

Halftime Show adalah konser musik singkat (sekitar 12–15 menit) yang diadakan saat istirahat babak pertama pertandingan NFL.

Meski berlangsung singkat, ini adalah slot tampil paling prestisius bagi musisi. Produksinya menghabiskan jutaan dolar dan disaksikan ratusan juta penonton secara global. Show ini tak sekadar musik, biasanya bermuatan pesan politik, budaya, atau sosial.

Bad Bunny Vokal Kritik Trump

Bad Bunny, penyanyi berusia 31 tahun, dikenal vokal mengkritik kebijakan deportasi Trump dan secara terbuka mendukung Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS 2024. Albumnya berjudul Debí Tirar Más Fotos juga baru saja menyabet penghargaan Album of the Year di Grammy Awards tahun ini.

Menurut laporan Reuters, Trump sudah mengecam pemilihan Bad Bunny sebagai pengisi acara halftime, jauh sebelum Super Bowl digelar. Ia menyebut keputusan tersebut sangat konyol. Kritik itu kembali ditegaskan Trump usai pertunjukan selesai.

“Super Bowl Halftime Show ini benar-benar mengerikan, salah satu yang terburuk!” tulis Trump di Truth Social.

“Ini tidak masuk akal, merupakan penghinaan terhadap keagungan AS, dan tidak mewakili standar kesuksesan, kreativitas, atau keunggulan kami,” lanjutnya.

Trump juga menyebut, "Tidak ada seorang pun yang mengerti apa yang dikatakan orang ini," meskipun data resmi pemerintah menunjukkan bahwa lebih dari 41 juta warga AS berbicara dalam bahasa Spanyol, demikian dilansir AFP.

Kubu Trump Bikin Konser Tandingan

Di sisi lain, kelompok konservatif Turning Point USA menggelar konser tandingan yang mereka sebut sebagai All-American Halftime Show, dengan menampilkan Kid Rock dan sejumlah musisi lain.

Konser tersebut dipromosikan di platform X oleh sejumlah tokoh yang berafiliasi dengan Trump, termasuk Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, sebagaimana diberitakan Reuters.

Turning Point USA didirikan oleh aktivis konservatif dan sekutu Trump, Charlie Kirk, yang telah meninggal dunia. Hegseth sendiri mengunggah ulang promosi konser tersebut dengan keterangan, "Keluarga Hegseth sedang menonton."


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menkeu AS Tuduh China Picu Gejolak Harga Emas
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pengawas Gizi sampai Aslap SPPG Wajib Tahu Bahan Baku Sebelum Dimasak & Peralatan Layak
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
10 Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Pertarungan Messi-Ronaldo, hingga Isu Politik AS
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Penebangan Pohon di Makassar Wajib Lewati Prosedur DLH, Ini Tahapannya
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Mengenal Suraj Chavan, Influencer yang Dijuluki
• 16 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.