Gerakan 1.000 Pohon Mapala Piranha, Wujud Nyata Program ULM Berdampak di Kalimantan Selatan

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Wakil Dekan I FPIK ULM Bidang Akademik, Abdur Rahman, turut menanam bibit pohon saat kegiatan Gerakan 1.000 Pohon yang digelar Mapala Piranha FPIK ULM di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, sebagai wujud nyata dukungan kampus terhadap pelestarian lingkungan dan mitigasi banjir. (Sumber: Dok. Universitas Lambung Mangkurat)

KOMPAS.TV - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) terus memperkuat kontribusinya bagi lingkungan Kalimantan Selatan.

Melalui aksi nyata di lapangan, program "ULM Berdampak" diimplementasikan dalam bentuk penghijauan masif guna menjaga keseimbangan ekosistem dan mitigasi bencana.

Upaya pelestarian lingkungan tersebut digelorakan kembali melalui kolaborasi mahasiswa, pelajar, dan komunitas pecinta alam di Kabupaten Banjar. Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Piranha FPIK ULM bersama sejumlah pihak menggelar penanaman 1.000 bibit pohon di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Sabtu (07/02/2026) sore.

Aksi tanam pohon ini menjadi bagian dari rangkaian Aksi Sosial Lingkungan yang diinisiasi Mapala Piranha FPIK ULM. Selain bertujuan memperkuat penghijauan kawasan, kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai langkah mitigasi bencana banjir yang kerap mengancam wilayah tersebut.

Penanaman dilakukan di lahan milik FPIK ULM seluas kurang lebih lima hektare. Wakil Dekan I FPIK ULM Bidang Akademik, Abdur Rahman, yang hadir mewakili Dekan FPIK, menyebut kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak fakultas, baik dari sisi penyediaan bibit maupun pendanaan.

“Kegiatan hari ini adalah penanaman seribu bibit pohon, khususnya di tanah milik Fakultas Perikanan. Kami cukup antusias karena melibatkan berbagai organisasi pecinta alam, termasuk siswa dan komunitas lingkungan di luar kampus,” ujarnya.

Baca Juga: ULM Dorong 9 Prodi FKIP Raih Akreditasi Internasional McQueen

Ia menegaskan, kegiatan serupa diharapkan tidak berhenti pada momentum kali ini, melainkan dapat berlanjut secara berkesinambungan dengan partisipasi mahasiswa dan masyarakat yang lebih luas.

Bahkan, kawasan Kiram dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa binaan berbasis pendidikan dan lingkungan.

“Kami berharap area ini nantinya bisa menjadi tempat pembelajaran lapangan, sehingga mahasiswa memiliki pengalaman sebelum benar-benar terjun ke masyarakat,” katanya.

Penulis : Adv-Team

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Universitas Lambung Mangkurat
  • Kalimantan Selatan
  • mitigasi bencana
  • Gerakan 1000 Pohon
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Transisi Energi dan Pertanyaan tentang Kendali Negara
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bersitegang, Pelatih Persija Mauricio Souza Mengaku Geram Selebrasi Gol Penyerang Arema FC Gabriel Silva
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Gubernur Jatim Dorong Insan Pers Hadirkan Penguatan Demokrasi dan Kedaulatan Bangsa
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Amien Rais Sebut Jokowi Tak Punya Watak Kenegarawanan
• 9 jam lalugenpi.co
thumb
Jangan Tunggu Mau Lahiran untuk Mulai Olahraga!
• 55 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.