Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri menyoroti isu yang beredar di media sosial terkait Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disebut meminta Indonesia mencabut sertifikat halal.
Isu tersebut mencuat melalui sebuah video viral di media sosial yang mengaitkan permintaan Trump dengan bergabungnya Indonesia dalam organisasi Board of Peace (BoP).
Hal itu disampaikan Hasan dalam rapat Komisi VIII DPR RI bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan di Gedung DPR RI, Senin (9/2).
“Saya melihat di TikTok, Pak, itu ada Trump mengusulkan dengan masuknya Indonesia ke dalam organisasi BoP kemarin, itu dia mengusulkan agar meminta Indonesia untuk mencabut sertifikat halal di Indonesia,” ujar Hasan.
Hasan menilai, isu tersebut sangat krusial mengingat banyaknya produk asal Amerika Serikat yang masuk ke pasar Indonesia, terutama produk makanan siap konsumsi.
“Dan ini kan produk-produk mereka di Indonesia memang banyak, terutama makanan-makanan siap pakai oleh Amerika. Kami minta tanggapan dari kepala badan tentang ini,” tandas Hasan.
Kepala BPJPH Tegaskan HoaksMerespons itu, Kepala BPJPH Haikal Hassan menegaskan isu yang menyebut Trump meminta pencabutan sertifikat halal di Indonesia merupakan hoaks.
“Diawali dengan beredarnya Mister Donald Trump yang mengatakan lebih baik dicabut saja, saya katakan itu hoaks,” ucap Haikal.
Ia menjelaskan, otoritas Amerika Serikat justru telah lama mengakui dan menerapkan standar halal, termasuk untuk kepentingan ekspor produk ke negara-negara mayoritas Muslim.
“Dan kabar itu sangat hoaks karena Amerika telah menerapkan halal sejak tahun 1974. Mereka mendirikan IFANCA, Islamic Food Nutrition Council of America. Jadi hoaks,” tegas Haikal.
Haikal memastikan, hingga saat ini tidak ada tekanan ataupun permintaan resmi dari pemerintah Amerika Serikat terkait pencabutan sertifikasi halal di Indonesia. Regulasi halal nasional tetap berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

