Pasien Cuci Darah Tembus 200 Ribu Orang, Menkes Ungkap Fakta Mengejutkan

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan jumlah pasien yang melakukan cuci darah mencapai 200 ribu orang.

Ia mengungkapkan setiap tahunnya bertambah 60 ribu pasien.

“Totalnya ada 200.000-an gitu ya, setiap tahunnya bertambah 60.000 yang baru, kemudian yang dari tahun sebelumnya ini ada sekitar 120.000-an ya,” kata Budi dalam rapat bersama Pimpinan DPR RI, Senin, 9 Februari 2026.

BACA JUGA:Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Dorong Penguatan Kebebasan Pers Berbasis Hukum

BACA JUGA:Terima Penghargaan Golden Leader 2026, Dahnil Anzar Soroti Fenomena 'Konten Tak Berkonten'

Selain gagal ginjal, Budi menegaskan terdapat penyakit lain dengan karakteristik serupa, di mana layanan medis tidak boleh terhenti.

Salah satunya adalah kanker, yang penanganannya memerlukan kemoterapi dua hingga tiga kali seminggu, serta radioterapi hingga lima kali seminggu dalam satu siklus.

“Kalau itu berhenti, itu wafat,” ujarnya.

Untuk itu, ia mengusulkan agar Kementerian Sosial (Kemensos) mengeluarkan SK Menteri Sosial untuk mengaktifkan kembali secara otomatis 120 ribu peserta katastropik yang sempat keluar dari PBI selama tiga bulan ke depan.

"Kesimpulannya usulan, untuk bisa meng-address kebutuhan masyarakat kita mengusulkan agar bisa dikeluarkan SK Kemensos, untuk tiga bulan ke depan layanan katastropik yang 120.000 tadi itu otomatis direaktivasi," kata Budi.

BACA JUGA:Menkes Usul Reaktivasi Otomatis 120 Ribu Peserta Katastropik PBI Selama 3 Bulan, Anggarannya Capai Rp15 Miliar

BACA JUGA:Gus Ipul: 13,5 Juta PBI BPJS Dinonaktifkan pada 2025, 87 Ribu Sudah Aktif Kembali

Dengan mekanisme otomatis, kata Budi, peserta tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan atau mengurus administrasi tambahan karena status kepesertaan akan diaktifkan langsung oleh pemerintah.

“Sehingga tidak ada berhenti atau keraguan, baik dari rumah sakit maupun masyarakat. Ini cukup dengan SK Kemensos,” ujar Budi.

Ia memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk kebijakan tersebut sekitar Rp5 miliar per bulan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Inflasi Awal 2026 Stabil, Mendagri Dorong Daerah Perkuat Cadangan Logistik
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Massa Desak Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah, Aksi Bakal Terus Berlanjut Sampai DOB Baru Terwujud
• 25 menit laluharianfajar
thumb
Solusi Reaktivasi Kepesertaan Otomatis PBI BPJS Selama 3 Bulan Agar Rakyat tak Menjerit
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
DPR-Pemerintah Bahas Kisruh Penonaktifan Peserta PBI, Begini Hasilnya
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Chery Luncurkan Mobil Hatchback, Harga Baru di Awal Peluncurannya Cuma Rp70 Juta
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.