FAJAR, MAKASSAR- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Sulsel dan Forkopimda Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur, Senin (9/2/2026). Forum ini menjadi ajang evaluasi pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto pasca Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Jawa Barat, 2 Februari lalu.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, rapat difokuskan pada penilaian progres program strategis nasional sekaligus mengidentifikasi kendala di lapangan.
“Kita evaluasi apa saja yang sudah berjalan dan apa yang perlu diperbaiki. Arahan Presiden harus berdampak nyata, jadi pelaksanaannya harus kita cek bersama,” ujar Andi Sudirman.
Sejumlah program menjadi sorotan utama, antara lain hilirisasi industri, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, swasembada pangan, sektor kesehatan, penguatan pertahanan, serta investasi daerah. Menurutnya, sebagian program sudah berjalan, namun masih membutuhkan penguatan koordinasi lintas daerah agar lebih optimal.
Selain program berskala nasional, Pemprov Sulsel juga meninjau aspek pelayanan publik dan penataan lingkungan, termasuk kebersihan serta pengelolaan ruang publik. Andi Sudirman menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari kualitas hidup masyarakat.
Rakor ini sekaligus menyelaraskan langkah antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan Forkopimda, sehingga setiap kebijakan dapat dijalankan secara efektif dan berkelanjutan.
Melalui evaluasi menyeluruh ini, Pemprov Sulsel menargetkan pelaksanaan program nasional di Sulsel pada 2026 dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. (edo/*)


