Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Percepatan Reformasi Polri menyatakan telah merampungkan draf rekomendasi dari tim reformasi untuk diserahkan ke Presiden Prabowo Subianto.
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie pada Senin (9/2/2026).
"Sudah [rampung draft-nya]," ujar Jimly.
Draft itu berisi catatan yang dikumpulkan tim reformasi sebagai rekomendasi kepada presiden untuk perbaikan institusi Polri. Dalam draft itu tertuang masukan dari sejumlah elemen masyarakat selama hampir tiga bulan sejak dibentuk pada November 2025.
Namun, Jimly menegaskan bahwa saat ini pihaknya belum menyerahkan draft tersebut ke Prabowo. Sebab, tim reformasi saat ini tinggal menunggu waktu penyerahan itu ke presiden.
"Tinggal tunggu waktu untuk diterima presiden," pungkasnya.
Baca Juga
- Mensesneg Sebut Tim Reformasi Polri Tetap Berjalan, Tak Ada Perubahan Kelembagaan
- 8 Rekomendasi DPR untuk Percepatan Reformasi Polri, Ini Detailnya
- Puan Beberkan Isu Prioritas 2026: Reformasi Polri hingga Penanganan Sumatra
Diberitakan sebelumnya Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri Yusril Ihza Mahendra pihaknya telah maraton mengumpulkan aspirasi untuk menyusun draft laporan tim reformasi.
Yusril menyampaikan laporan tim reformasi besutan Prabowo Subianto itu ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026.
"Kami mengadakan rapat-rapat itu agak maraton supaya target akhir bulan Januari ini sudah [rampung]," kata Yusril kepada wartawan pada Rabu (21/1/2026)


