JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta telah mencapai 60 persen.
Dadan menyebut, dari total target 804 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ditetapkan, 475 di antaranya telah beroperasi.
“Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta berjalan sangat baik. Dari awalnya target 804 SPPG yang harus dibangun, sekarang sudah operasional adalah 475 SPPG, 60 persen dari target,” ucap Dadan di Balai Kota Jakarta, Senin (9/2/2026).
Dadan memerinci, masih ada 566 SPPG yang masih dalam tahap perencanaan. Ia optimistis seluruh target segera tercapai karena didukung infrastruktur Jakarta yang memadai.
Baca juga: Survei Mayoritas Publik Puas Hasil MBG, Kepala BGN: Kami Berusaha yang Terbaik
“Dan saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama ini akan cepat selesai, karena seluruh infrastruktur di Jakarta sangat mudah dijangkau dan bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata dia.
Ia mengeklaim, kerja sama antara Badan Gizi Nasional dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berjalan mulus dan berdampak signifikan bagi pelaksanaan MBG.
Meski belum seluruh penerima manfaat terlayani, pihaknya menargetkan seluruh sasaran di Jakarta dapat terpenuhi pada Mei 2026.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI Jakarta terus mendukung penuh pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, termasuk dengan memasok pangan yang dihasilkan dari badan usaha milik daerah (BUMD).
“Kami undang Dirut-Dirut BUMD dan juga Dirut yang berkaitan dengan ekonomi agar yang pertama supply chain atau rantai pasok yang berkaitan dengan kebutuhan Badan Gizi ini dikelola dengan baik,” kata Pramono.
Pemprov DKI Jakarta meyakini sinergi dengan Badan Gizi Nasional tidak akan menimbulkan kelangkaan pangan maupun gejolak harga di pasaran.
Sebaliknya, kerja sama tersebut dinilai mampu memberikan kepastian pasokan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Jakarta.
“Kami jamin kerja sama ini malah sangat menguntungkan BUMD. Kenapa? Karena kepastian pembelian dan sebagainya,” kata Pramono.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang