Megawati Raih Doktor Kehormatan dari PNU Saudi

tvrinews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews-Riyard, Arab Saudi

Rektor Fawziyah Al Amro puji kepemimpinan transformatif dan visi global Megawati.

Di bawah kubah megah Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU), universitas khusus perempuan terbesar di dunia, sebuah fragmen sejarah baru saja dituliskan. 

Di sana, Presiden Kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, berdiri sebagai simbol titik temu antara tradisi kepemimpinan Asia dan transformasi modern Timur Tengah.

Pada Senin 9 Februari 2026, Megawati resmi dianugerahi gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa). Namun, prosesi ini bukan sekadar seremoni akademik biasa. 

Bagi Kerajaan Arab Saudi, ini adalah pernyataan politik dan budaya yang kuat di tengah ambisi besar mereka melalui "Visi Saudi 2030".

Menjembatani Jakarta dan Riyadh

Suasana khidmat menyelimuti aula saat Pelaksana Tugas (Plt) Rektor PNU, Fawziyah bint Suliman Al Amro, melangkah ke podium.

Dalam narasinya, Fawziyah menggambarkan bahwa ilmu pengetahuan memiliki kekuatan untuk melampaui batas-batas kedaulatan negara.

"Meskipun ribuan kilometer memisahkan Riyadh dan Jakarta, ilmu pengetahuan menjembatani jarak dan visi bersama menyatukan bangsa-bangsa," ujar Fawziyah di hadapan delegasi Indonesia yang hadir.

Bagi PNU, sosok Megawati bukan hanya seorang politisi, melainkan pionir yang mendobrak langit-langit kaca di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. 

Gelar ini diberikan sebagai penghormatan atas dedikasi panjang putri Proklamator RI tersebut dalam pelayanan publik.

Simbol Kepemimpinan Transformatif

Keputusan PNU memberikan gelar ini selaras dengan upaya Arab Saudi untuk mendefinisikan ulang peran perempuan dalam ruang publik. 

Rektor Fawziyah menekankan bahwa kehadiran Megawati memberikan inspirasi nyata bagi misi pemberdayaan perempuan yang sedang digalakkan di Kerajaan tersebut.

"Universitas dengan bangga menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Yang Mulia sebagai pengakuan atas kepemimpinan perintisnya sebagai wanita pertama yang memimpin bangsanya, dan kontribusinya yang abadi terhadap pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan," tegas Fawziyah.

Ia menambahkan bahwa langkah ini menegaskan kembali misi universitas dalam merayakan kepemimpinan yang membawa perubahan nyata. 

"Menghormati seorang pemimpin perempuan bersejarah, Universitas Putri Nourah bint Abdulrahman menegaskan kembali misinya untuk memberdayakan perempuan, merayakan kepemimpinan transformatif, dan memajukan nilai-nilai akademik global yang selaras dengan Visi Saudi 2030," paparnya.

Mempererat Diplomasi Pengetahuan

Kunjungan ini juga dimaknai sebagai penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Arab Saudi. Hubungan yang selama ini didominasi oleh isu energi dan haji, kini mulai merambah ke arah pertukaran intelektual dan pengakuan terhadap tokoh-tokoh besar.

Menutup prosesi tersebut, Fawziyah menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Megawati untuk hadir secara langsung di Riyadh, menyebutnya sebagai momen refleksi kekuatan hubungan kedua negara.

"Kunjungan ini mencerminkan kekuatan hubungan Saudi-Indonesia dan komitmen bersama kita terhadap masa depan yang dibentuk oleh pengetahuan. Kami mengucapkan selamat kepada Yang Mulia atas penghargaan yang layak ini," pungkasnya.

Penghargaan ini menambah deretan panjang gelar Doktor Kehormatan yang diterima Megawati dari berbagai universitas mancanegara, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai tokoh perempuan yang diperhitungkan di panggung diplomasi internasional.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mobil Hybrid Mitsubishi Meluncur di Indonesia Semester 2 2026
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Belasan Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua yang Belum Teridenrifikasi, 80 Jenazah Sudah Diserahkan ke Keluarga
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Di MK, Menhaj Jelaskan soal Pembagian Kuota Haji Reguler Provinsi
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Venezuela Bebaskan 35 Oposisi Tahanan Politik Buat Perkuat Hubungan dengan AS
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Evaluasi Prolegnas Prioritas, Baleg Kumpulkan Seluruh Pimpinan Komisi di DPR
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.