Jakarta, tvOnenews.com - Musim Formula 1 berikutnya diperkirakan akan menjadi salah satu periode tersulit bagi tim dan pembalap, seiring diberlakukannya regulasi unit daya baru yang membawa perubahan besar.
Di tengah tantangan tersebut, nama Max Verstappen kembali disebut sebagai figur yang paling siap menghadapi era baru.
- F1
Mantan pembalap Formula 1, Riccardo Patrese, secara terbuka menyatakan keyakinannya terhadap Verstappen.
Ia menilai pembalap Red Bull Racing itu memiliki kapasitas untuk menaklukkan regulasi baru yang ia sebut sebagai rumit.
Regulasi F1 terbaru ini memang dipandang sebagai salah satu perubahan terbesar sepanjang sejarah kejuaraan, dengan perombakan mendasar pada berbagai aspek teknologi.
Sementara itu, McLaren juga tak tinggal diam menyambut musim mendatang.
Kepala tim McLaren, Andrea Stella, telah mengidentifikasi sejumlah sektor penting yang harus dibenahi pada mobil MCL40 sebelum kompetisi dimulai.
Tim asal Woking tersebut membawa ambisi besar untuk menjaga momentum setelah meraih kesuksesan ganda pada musim 2025.
Persiapan menuju musim baru juga diwarnai berbagai pandangan dari tokoh-tokoh lintas latar belakang.
- F1
Legenda Olimpiade Musim Dingin, Lindsey Vonn, kembali mengenang impiannya untuk terjun ke dunia Formula 1.
Atlet peraih emas ski menuruni bukit Olimpiade Vancouver 2010 itu mengungkap bahwa ia pernah diberi tahu tidak bisa hamil jika memilih mengejar karier di F1.
Dari sisi pembalap aktif, Esteban Ocon menyampaikan ambisi besar yang masih ia pegang. Ia menegaskan tidak akan bertahan di Formula 1 jika tak memiliki peluang untuk menjadi juara dunia.
Ocon akan menjalani musim penuh ke-10 di F1 sekaligus musim keduanya bersama Haas, dengan tekad kuat mencapai puncak karier.
Menatap musim 2026, mantan pembalap F1 Johnny Herbert juga memberikan pandangannya berdasarkan perasaan insting.
Ia menyebut Mercedes terlihat kuat, mengingat keberhasilan mereka saat era turbo-hybrid pertama kali diperkenalkan.
Meski demikian, Herbert menilai Red Bull dan Ferrari tetap berpeluang menjadi penantang serius.
Sementara itu, Valtteri Bottas yang kembali ke Formula 1 musim ini setelah sempat absen satu tahun, mengaku datang dengan perspektif baru. Ia merasa kini jauh lebih berpengetahuan dibandingkan sebelumnya.




