PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) berencana membagikan saham bonus kepada para pemegang sahamnya dengan total nilai mencapai Rp20,85 miliar. Rencana tersebut akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2026.
Saham bonus ini bersumber dari tambahan modal disetor Perseroan per 31 Desember 2024. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, jumlah tambahan modal disetor WGSH tercatat sebesar Rp26.756.374.311.
"Perseroan mengusulkan pembagian saham bonus kepada para pemegang saham perseroan yang berasal dari sebagian tambahan modal disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp20.850.000.000 dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20," kata manajemen.
Baca Juga: Soal IPO BEI, OJK: Jika Pemegang Saham Mau, Silakan
Dari aksi ini, Perseroan akan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 1.042.500.000 lembar. Dengan demikian, total saham ditempatkan dan disetor penuh WGSH dapat meningkat menjadi maksimal 2.085.000.000 lembar saham.
Rasio pembagian saham bonus ditetapkan sebesar 1:1. Artinya, setiap pemegang satu saham WGSH akan memperoleh satu saham bonus. Saham bonus tersebut bukan berasal dari dividen saham, melainkan dari agio saham, yaitu kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas.
Jika pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari 1 saham maka saham pecahan tersebut dilakukan pembulatan sesuai ketentuan yang berlaku. Manajemen menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Baca Juga: Ditopang Kinerja Saham Konglomerat, IHSG Hari Ini Ditutup Terbang 1,22%
"Selain itu dengan dilaksanakannya pembagian saham bonus kepada seluruh pemegang saham secara proporsional, Perseroan mengharapkan akan menambah likuiditas saham dalam perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham Perseroan," jelas manajemen.





