Hujan Lebat Picu Longsor di Pusuk Sembalun, Lalu Lintas Sempat Lumpuh Total

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Riadatussholihah

TVRINews, Kabupaten Lombok Timur

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sembalun sejak siang hingga Minggu sore memicu longsor tebing setinggi sekitar 20 meter di jalur Pusuk Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat kejadian tersebut, akses jalan utama di kawasan wisata itu tidak dapat dilalui kendaraan selama lebih dari delapan jam.

Camat Sembalun, Suherman, menyampaikan bahwa curah hujan yang berlangsung cukup lama menyebabkan kondisi tanah di perbukitan menjadi labil. Hal ini mengakibatkan material longsor berupa tanah dan batu jatuh menutupi seluruh badan jalan.

“Curah hujan yang tinggi membuat tanah di wilayah perbukitan menjadi labil, sehingga terjadi longsor dan menutup badan jalan,” ujar Suherman, Senin, 9 Februari 2026.

Peristiwa longsor tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Material longsor menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter dengan ketebalan material mencapai 1,5 meter. Kondisi ini membuat jalur tersebut lumpuh total, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Akibat tertutupnya akses utama, sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan mereka dan memilih mencari jalur alternatif dengan berbalik arah. Penanganan segera dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tim Siaga Bencana Desa, serta dibantu masyarakat setempat secara gotong royong.

“Pembersihan material longsor kami lakukan bersama-sama, dan akses jalan baru dapat dilalui kembali sekitar pukul 21.00 WITA,” tambah Suherman.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalur Pusuk Sembalun dilaporkan telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan secara lancar. Namun, pihak kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi di wilayah perbukitan selama musim penghujan.

“Pada musim hujan seperti sekarang, wilayah perbukitan sangat rentan longsor. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa memicu bencana hidrometeorologis,” tutupnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PN Serang gelar sidang praperadilan kasus pembunuhan anak politisi
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Eksklusif Albanese: Diplomasi Keamanan, Board of Peace & Anak di Dunia Digital
• 8 jam lalunarasi.tv
thumb
Menaker Yassierli: Keselamatan dan Kesehatan Kerja Harus Jadi Budaya, Bukan Sekadar Administrasi
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Menkum Soroti Royalti Lagu Tak Bertuan, Akan Diumumkan dan Disimpan Negara
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pasar LCGC Turun 30 Persen, Ayla-Sigra Jadi Tumpuan Daihatsu
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.