Perkuat SDM Sekolah Rakyat, Wamensos Buka Pelatihan Pengajar di SMA Taruna Nusantara

disway.id
21 jam lalu
Cover Berita

MAGELANG, DISWAY.ID-- Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono resmi membuka Training of Trainers (ToT) Managemen bagi tenaga pengajar SDM Sekolah Rakyat di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah pada Senin 9 Februari. 

Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi para murid Sekolah Rakyat.

BACA JUGA:Kasat Narkoba Polres Bima Kota Pengedar Sabu 448.496 Gram Dipecat, Bakal Disebar di Pulau Sumbawa

BACA JUGA:Jeep Gak Main-Main di IIMS 2026, Pengunjung Diajak Rasakan DNA Asli Off-Road!

"Mereka harus punya karakter. Karena latar belakang dari siswa ini bermacam-macam. Begitu masuk Sekolah Rakyat, mereka harus kita bentuk supaya mereka punya karakter. Karakter kebangsaan yang kuat," kata Agus Jabo.

"Tidak hanya siswa Taruna Nusantara saja yang memiliki karakter kebangsaan yang kuat, tetapi siswa-siswa Sekolah Rakyat juga harus memiliki karakter kebangsaan yang kuat, cinta terhadap tanah air, cinta terhadap saudara-saudaranya sebangsa dan setanah air," sambungnya.

Pelatihan digelar mulai 9-12 Februari 2026 di SMA Taruna Nusantara, Magelang. Kegiatan dihadiri total 1.360 peserta yang terdiri dari 70 orang (dosen, widyaiswara, tim teknis menteri), 3 tenaga ahli menteri, Pejabat Pembuat Komitmen Sekolah Rakyat sebanyak 13 orang, 30 orang panitia, 1.157 murid SMA Taruna Nusantara, dan 80 pamong SMA Taruna Nusantara.

BACA JUGA:Misi Perdamaian Gaza, KSAD Sebut TNI AD Kerahkan 8.000 Personel

BACA JUGA:Prabowo Minta TNI-Polri Tak Ragu Naikkan Pangkat Anggota Berdedikasi

Disamping itu, Agus Jabo mengatakan, Sekolah Rakyat juga akan membentuk para muridnya memiliki karakter keagamaan yang kuat, menumbuhkan rasa percaya, jiwa sosial dan keterampilan.

Ia menyebut, untuk mewujudkan hal tersebut, para tenaga pengajar SDM Sekolah Rakyat dibekali pelatihan.

"Jadi nanti bapak-bapak ibu-ibu yang pada hari ini mengikuti ToT, kita persiapkan konsepsinya bagaimana supaya anak-anak kita di Sekolah Rakyat menjadi anak-anak yang terampil, pintar, berkarakter. 

Supaya kita bisa mewujudkan apa yang menjadi perintah bapak presiden bahwa Sekolah Rakyat ini adalah jembatan. Goalnya apa? Goalnya mereka menjadi orang-orang kaya, orang-orang yang mampu tidak jatuh menjadi anak-anak yang miskin kembali, yang kemudian tentunya bisa menggraduasi keluarganya, bisa menggraduasi negaranya secara umum," jelasnya.

BACA JUGA:Hutama Karya Umumkan Penutupan Sementara Ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung

BACA JUGA:GEGER! Bayi Baru Lahir dan Masih Hidup Sengaja Ditinggal di Apartemen Bekasi, Masih Ada Ari-Ari dan Tali Pusar

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lyon Menang Lagi, tapi Endrick Malah Perkecil Kans ke Piala Dunia 2026
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Istana Jelaskan Urgensi Aturan Pelibatan TNI dalam Tangani Terorisme
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Menteri Imipas dan Rombongan Komisi XIII Sambangi Lapas Nusakambangan
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Microsoft Sarankan RAM 32GB untuk Gaming Windows 11 di 2026!
• 10 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.