Pengakuan Megawati usai Gelar Doktor Kehormatan Bertambah: Bangga dan Tambah Tanggungjawab

viva.co.id
19 jam lalu
Cover Berita

Riyadh, VIVA – Presiden Kelima RI, yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengatakan ada rasa bangga dan tanggung jawab usai menerima gelar doktor kehormatan (Honoris Causa) dari Princess Nourah bint Abdulrahman University (PNU) di Riyadh, Arab Saudi, pada Senin 9 Februari waktu setempat.

"Tentunya apa ya, bergemuruh, artinya bangga ya juga merasa bertambah tanggung jawab karena seperti mungkin yang sudah saya katakan saat orasi ilmiah," kata Megawati. Presiden perempuan pertama RI ini menegaskan gelarnya bertambah bukanlah berarti seperti mendapat hadiah dan bukan pula untuk dipamerkan.

Baca Juga :
Megawati: Negara yang Mengesampingkan Perempuan Akan Kehilangan Keseimbangan
Anugerahi Gelar Honoris Causa, Rektor PNU Arab Saudi Sebut Megawati Simbol Kepemimpinan Perempuan Transformatif

"Tapi menurut saya adalah tanggung jawab kemanusiaan, supaya bahwa saya berarti dipercaya dari mereka yang memberikan saya baik gelar profesor ataupun doktor honoris causa, itu kan saya tidak pernah ditanya mau apa tidak. Tahu-tahu mereka memberikan sehingga itu suatu tanggung jawab luar biasa," papar Megawati kepada media usai acara penganugerahan.

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dianugerahi gelar Honoris Causa
Photo :
  • Istimewa

Sebelum anugerah dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, adapun 10 gelar doktor honoris causa yang diperoleh Megawati adalah:

1. Waseda University of Tokyo, Tokyo, Jepang, 29 September 2001 (Bidang Politik).

2. Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Moskow, Rusia, 22 April 2003 (Bidang Politik).

3. Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015 (Bidang Politik)

4. Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung, Indonesia, 25 Oktober 2016 (Bidang Politik dan Pemerintahan).

5. Universitas Negeri Padang (UNP), Kota Padang, Indonesia, 27 September 2017 (Bidang Pendidikan Politik).

6. Mokpo National University, Kota Mokpo, Korea Selatan, 16 November 2017 (Bidang Demokrasi Ekonomi).

7. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Bandung, Indonesia, 8 Maret 2018 (Bidang Politik dan Pemerintahan).

8. Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, Fujian, Tiongkok, 5 November 2018 (Bidang Diplomasi Ekonomi).

9. Soka University Japan, Tokyo, Jepang, 8 Januari 2020 (Bidang Kemanusiaan).

10. Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, 2 Oktober 2023 (Bidang Sosial).

Sementara tiga gelar profesor kehormatan Megawati sebagai berikut:

1. Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Bogor, Indonesia, 11 Juni 2021 (Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik).

2. Seoul Institute of the Arts (SIA), Seoul, Korsel, 11 Mei 2022 (Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif).

3. Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage, Samarkand, Uzbekistan, 21 September 2024 (Bidang Pariwisata Berkelanjutan).

Baca Juga :
Megawati Akan Terima Gelar Doktor Honoris Causa ke-11 di Princess Nourah University Riyadh
Megawati: Seharusnya Sudah Tidak Ada Perang, Kita Satu Bumi
Megawati Usul PBB Segera Buat Hukum Internasional soal AI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Lubrizol–VKTR Inisiasi Aliansi Industri untuk Percepatan Pertambangan Berkelanjutan
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Lando Norris Menyebut Regulasi Baru akan Membuat Menyalip Bakal Menjadi Lebih Sulit di Gelaran F1 2026
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Emiten Data Center Indointernet (EDGE) Ajukan Delisting Sukarela, Intip Skemanya
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mensos: 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI Jaminan Kesehatan
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
• 23 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.