Jakarta, ERANASIONAL.COM – Merry Riana, sosok yang selama ini dikenal sebagai motivator, pengusaha, sekaligus penulis, kini resmi menambah satu babak baru dalam perjalanan hidupnya: politik. Dengan mengenakan seragam biru khas Partai Demokrat, ia menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat.
Acara tersebut bukan hanya sekadar seremoni. Lebih dari 40 tokoh dari komunitas Tionghoa turut bergabung bersama Demokrat pada hari yang sama. Hal ini menandai semakin beragamnya latar belakang kader yang memperkuat barisan partai. AHY dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas kehadiran Merry Riana dan rombongan.
“Mudah-mudahan semakin banyak lagi saudara-saudara kita, masyarakat, dan bangsa yang bergabung dalam perjuangan bersama Demokrat,” ujar AHY.
Dalam kesempatan itu, Merry mengaku sempat gugup sebelum resmi menerima KTA. Ia bahkan menceritakan bahwa sebelumnya sempat berkunjung ke kantor AHY untuk berbincang.
“Hari ini saya deg-degan sekali, rasanya seperti memulai lembaran baru, hidup baru, seperti pernikahan. Memakai seragam baru, saya tahu ini adalah satu keputusan yang akan mengubah hidup saya dan Alva selamanya,” ungkapnya.
Merry menekankan bahwa langkahnya bergabung dengan Demokrat bukan keputusan instan. Ia melihat partai ini sebagai wadah perjuangan yang sesuai dengan nilai-nilai yang selama ini ia pegang.
“Saya menemukan sebuah rumah untuk saya berjuang, dan rumah perjuangan itu namanya Partai Demokrat,” tegasnya.
Nama Merry Riana sudah lama dikenal publik, terutama setelah kisah hidupnya yang penuh inspirasi. Ia pernah menuliskan perjalanan hidupnya dalam buku Mimpi Sejuta Dolar, yang menceritakan bagaimana ia bangkit dari keterbatasan hingga meraih kesuksesan di Singapura. Dari motivasi pribadi, seminar, hingga bisnis, Merry telah menjadi figur yang menginspirasi banyak orang, khususnya generasi muda.
Kini, dengan masuk ke dunia politik, ia membawa semangat yang sama: menginspirasi dan memberi dampak positif. Menurut Merry, politik adalah salah satu cara untuk memperluas jangkauan perjuangan. “Dengan harapan yang baik, tentunya akan membawa kebaikan. Itu yang saya yakini,” katanya.
Kehadiran lebih dari 40 tokoh komunitas Tionghoa yang ikut menerima KTA Demokrat bersama Merry dan suaminya, Alva Christopher Tjenderasa, menjadi simbol kebersamaan. AHY menyebut hal ini sebagai bukti bahwa Demokrat terbuka bagi semua kalangan.
“Partai Demokrat adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat Indonesia, tanpa membedakan latar belakang,” ucap AHY.
Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana partai politik berusaha merangkul berbagai komunitas untuk memperkuat basis dukungan. Bagi Merry, kebersamaan ini menjadi energi tambahan dalam memulai perjalanan politiknya.
Merry Riana selama ini dikenal sebagai sosok yang membangun motivasi melalui kata-kata dan aksi nyata di dunia bisnis. Kini, ia mencoba mentransformasikan peran tersebut ke ranah politik. Perubahan ini bukan hal yang mudah, namun ia percaya bahwa pengalaman hidupnya bisa menjadi bekal.
“Setiap orang punya panggilan hidup. Saya bersyukur Tuhan memberikan kesempatan untuk bergabung dengan orang-orang luar biasa di Demokrat. Saya percaya ini adalah langkah awal yang lahir dari niat baik,” tuturnya.
Merry menegaskan bahwa dirinya tidak sekadar ingin menjadi anggota partai, tetapi juga berkontribusi nyata. Ia berharap bisa membawa perspektif baru, terutama dari dunia motivasi dan kewirausahaan, ke dalam politik.




