Wasekjen Demokrat Mendadak Sowan ke Jokowi, Ada Apa?

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Afriansyah Noor, menegaskan bahwa partainya sama sekali tidak terlibat dalam hembusan isu ijazah palsu yang belakangan menyudutkan mantan Presiden Joko Widodo. Bantahan tegas ini disampaikan Afriansyah usai menyambangi kediaman pribadi Jokowi di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu, 8 Februari 2026.

Kunjungan Afriansyah ini menarik perhatian publik karena dilakukan di tengah memanasnya rumor yang mengaitkan Partai Demokrat dan Ketua Majelis Tinggi Partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai dalang di balik isu ijazah tersebut.

Afriansyah, yang juga mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) di era pemerintahan Jokowi, mengaku kedatangannya murni untuk bersilaturahmi dalam suasana santai. Ia menyebut pertemuan itu dilakukan secara spontanitas saat dirinya dalam perjalanan pulang dari Pacitan.

"Kebetulan saya tidak melapor dengan Pak SBY. Ini kan spontanitas saja. Tidak ada niat, meski tadi malam saya satu bangku dengan Pak SBY," ujar Afriansyah.
  Baca juga:
Kasus Ijazah Jokowi, Berkas Rizal Fadillah Cs Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dalam pertemuan tersebut, Afriansyah memastikan tidak ada pembahasan serius mengenai politik, apalagi soal sengketa ijazah. Obrolan justru didominasi nostalgia dan cerita mengenai Museum SBY-Ani di Pacitan.

"Justru tadi saya cerita lihat museum. Terus (bilang) 'Wah boleh juga tuh kapan-kapan kita bisa kunjungan ke museumnya Pak SBY yang di Pacitan'," tuturnya menirukan respons Jokowi.

Bantah Fitnah Politik

Terkait isu liar yang menuduh Demokrat sebagai aktor di balik polemik ijazah palsu, Afriansyah pasang badan. Ia menjamin bahwa di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan bimbingan SBY, Partai Demokrat menjunjung tinggi etika politik.

"Pak Jokowi juga sudah tahu bahwa Demokrat sangat tidak mungkin membuat fitnah atau menuduh. Itu tidak wataknya Pak SBY, tidak wataknya Pak AHY, dan juga tidak wataknya Partai Demokrat," tegasnya.

Ia pun memastikan hubungan antara Jokowi dan SBY tetap terjalin dengan sangat baik, meskipun keduanya kerap diterpa isu miring.

Sebelumnya, Partai Demokrat telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun media sosial yang menuding adanya keterlibatan SBY dalam isu ijazah palsu Jokowi. Di sisi lain, mantan Presiden Jokowi sempat melontarkan pernyataan mengenai adanya operasi politik dan orang besar di balik bergulirnya isu tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya minta BPJS beri jangka waktu penonaktifan data PBI JKN
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Dorong Tambang Berkelanjutan, Lubrizol dan VKTR Luncurkan Aliansi Strategis
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Noel Ebenezer: Mana Ada Saya Kena OTT? Barang Buktinya Mana?
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Gorengan Isu Kapolri Membangkang Presiden adalah Opini Jahat, GPA: Polri Sedang Diserang
• 12 jam laludisway.id
thumb
MRT Stasiun Fatmawati Bakal Tembus ke Taman Mini, Relnya Semua Bawah Tanah
• 7 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.