Ini Bukti Maroko Telah Menjadi Kekuatan Sepak Bola Global

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Tri Cahyo Nugroho

TVRINews – Rabat, Maroko
 
Dalam lima tahun terakhir, Maroko menjadi salah satu kekuatan sepak bola dunia hingga Presiden FIFA Gianni Infantino memfavoritkan mereka di Piala Dunia 2026 nanti. 

Di bawah kepemimpinan Raja Muhammad VI, Maroko telah menjelma menjadi satu kekuatan sepak bola global. Demikian pernyataan yang dikeluarkan Presiden FIFA Gianni Infantino seraya menambahkan bila dirinya akan menjadikan Atlas Lions sebagai salah satu favorit pada Piala Dunia 2026 nanti. 
“Ya, Maroko mampu memenangi Piala Dunia pada musim panas nanti,” ucap Infantino dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagramnya. 
“Saya pribadi akan menempatkan Maroko sebagai salah satu favorit, bersama-sama dengan negara yang sudah terbiasa memenangi Piala Dunia,” kata Infantino mengacu turnamen sepak bola terbesar sejagat yang akan digelar di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni sampai 19 Juli 2026 tersebut.
Lebih jauh orang nomor satu dalam tubuh Federasi Sepak Bola Internasional itu menjelaskan, Maroko baru saja memenangi Piala Dunia U-20 (pada 2025) dan mampu lolos ke semifinal Piala Dunia (di Qatar pada 2022). 
Khusus untuk gelar Piala Dunia U-20, Maroko menjadi negara Afrika kedua yang mampu memenangi setelah Gana melakukannya pada 2009. 
“Ini semua sangat spesial bagi Maroko dan menyenangkan bagi penggemar yang menonton mereka. Semua ini begitu emosional,” kata pria berusia 55 tahun dengan tiga kewarganegaraan – Swis, Italiam dan Lebanon – itu. 
“Maroko kini telah mengembangkan bukan hanya keterampilan teknis para pemain di lapangan, tetapi juga keyakinan bahwa mereka adalah salah satu kekuatan besar sepak bola global, yang memang telah mereka buktikan.
“Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF) telah melakukan pekerjaan yang hebat di bawah kepemimpinan, tentu saja, Yang Mulia Raja Maroko, yang merupakan penggemar sepak bola yang hebat. Semua orang di Maroko mencintai permainan ini, dan mereka memiliki peluang bagus,” tutur Infantino.
Apa yang diungkapkan Presiden FIFA bukan tanpa alasan. Tim sepak bola pria Maroko saat ini berada di peringkat kedelapan dunia, rekor posisi terbaik dalam sejarah negara tersebut. 
Dengan peringkat tersebut, Maroko saat ini (berdasarkan daftar peringkat FIFA yang berlaku dari 19 Januari sampai 1 April 2026) berada di atas negara-negara kuat di sepak bola dunia seperti Belgia (posisi ke-9) dan juara Piala Dunia empat kali Jerman (10). 
Maroko kini menjadi satu-satunya negara di luar Eropa dan Amerika Selatan yang mampu menembus peringkat 10 besar dunia. 
Dalam sekira lima tahun terakhir, peringkat dunia Timnas Maroko melesat dari posisi ke-28 pada tahun 2021 (dengan terburuk tahun itu di 34) menjadi ke-8 pada awal 2026 ini. Mereka naik tiga tingkat dari posisi sebelumnya. 
Konsistensi performa juga ditunjukkan Maroko dan itu bisa dilihat dari pergerakan posisi mereka di peringkat dunia. Usai naik 11 tingkat pada Desember 2022, peringkat dunia Maroko tidak pernah turun lebih dari dua tingkat setelahnya.     
Timnas Maroko di bawah pelatih Walid Regragui saat ini memiliki rata-rata usia pemain 27,4 tahun, usia puncak dalam sepak bola. Materi pemain Atlas Lions saat ini juga sangat mumpuni. 
Kapten tim dan bek kanan Achraf Hakimi baru berusia 26 tahun dan bermain untuk klub elite Prancis, Paris-Saint Germain (PSG). Bek Olympique Marseille, Nayef Aguerd, baru berusia 28 tahun dengan market value tertinggi kedua di Timnas Maroko, 35 juta euro, di bawah Hakimi (60 juta euro). 
Maroko masih memiliki pemain sekelas Brahim Diaz yang bermain sebagai sayap kanan di Real Madrid, dengan market value yang sama dengan Aguerd. Selain Hakimi, Maroko juga mempunyai bek kanan yang kini diandalkan Manchester United, Noussair Mazraoui.
Pembibitan pemain muda Maroko di sejumlah klub elite Eropa diyakini menjadi salah satu efek positif menjadikan Atlas Lions sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola global. 
Sayap kiri Eliesse Ben Seghir yang baru berusia 19 tahun kini bermain untuk klub asal Jerman, Bayer Leverkusen. Masih dari Jerman, Bilal El Khannouss, 20 tahun, menjadi gelandang serang VfB Stuttgart dan sudah memperkuat Maroko di 31 pertandingan. 
Gelandang tengah Ismael Saibari (23) dan bek kiri Anass Salah-Edine (22) kini bermain untuk PSV Eindhoven. Selain nama-nama di atas, masih banyak lagi pemain muda Maroko dari skuad U-20 yang memperkuat klub-klub elite Eropa. 

Editor: Tri Cahyo Nugroho

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sukses Dapat Salinan Ijazah Jokowi tanpa Sensor, Bonatua Bakal Mengunggah di Medsos Malam Ini
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Yolla Yuliana Ungkap Kunci Kemenangan Jakarta Livin Mandiri Usai Tumbangkan Gresik Phonska di Proliga 2026 Seri Malang
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Dianggap Berbahaya seperti Rokok, Produk Mamin Tinggi Gula Bakal Diberi Label
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Jakarta Diguyur Hujan, Jalan Jenderal Sudirman Macet Parah
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Badan Aspirasi Masyarakat DPR Menilai Cilacap Strategis Dorong Percepatan Pembangunan Jasela
• 9 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.