Harga Bahan Pokok di Kalimantan Selatan Relatif Stabil, Cabai Masih Berfluktuasi Jelang Ramadan

tvrinews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Kadrianto Nurdin

TVRINews, Banjarmasin

Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan mencatat harga sejumlah bahan pokok masih berada pada kondisi relatif stabil berdasarkan pemantauan yang dilakukan pada Senin, 9 Februari 2026.

Harga beras medium Bulog di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan terpantau stabil, sementara harga beras premium di tingkat provinsi berada di kisaran Rp12.167 per kilogram.

Untuk komoditas minyak goreng, harga minyak goreng curah kuning di Kota Banjarmasin tercatat sekitar Rp16.400 per liter. Sementara itu, harga Minyakita berada di kisaran Rp17.000 per liter. Harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.

Namun, fluktuasi harga masih terjadi pada komoditas hortikultura, khususnya cabai. Di tingkat provinsi, harga cabai merah keriting tercatat mengalami penurunan menjadi sekitar Rp49.091 per kilogram. Adapun harga bawang merah berada di kisaran Rp30.846 per kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan dinamika harga bahan pokok tersebut masih tergolong normal dan dipengaruhi oleh faktor distribusi serta pasokan dari daerah penghasil.

“Memang kita akui gejolak harga bahan pokok di pasar terjadi pada beberapa komoditas seperti ayam pedaging, telur, dan cabai. Karena itu masyarakat perlu bijak dan memperhitungkan kebutuhan saat berbelanja,” ujar Ahmad Bagiawan.

Ia menambahkan, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Satgas Pangan atau Tim Saber Polda Kalimantan Selatan, serta melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, dan Bulog, terus melakukan peninjauan dan pengawasan ke sejumlah pasar tradisional di Kalimantan Selatan.

Sebagai langkah antisipasi menjelang bulan suci Ramadan, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai upaya stabilisasi harga, antara lain penguatan distribusi bahan pokok dan pelaksanaan Gerakan Pasar Murah di sejumlah wilayah.

“Gerakan pasar murah ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat menjelang Ramadan, agar kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Ahmad Bagiawan memastikan, sejumlah komoditas lain seperti daging ayam ras, telur ayam, dan ikan segar masih terpantau berada dalam rentang harga normal. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan berbelanja sesuai kebutuhan.

Pemantauan harga bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah mitigasi inflasi daerah, sekaligus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat selama Ramadan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diperiksa 4 Jam, Saksi Kubu Roy Suryo Cs Dicecar Polisi 18 Pertanyaan di Kasus Ijazah Jokowi
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Ketum AHY Serukan Dukungan Total Demokrat untuk Prabowo
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Jelang Ramadan, Komoditas Cabai dan Sayuran Alami Kenaikan Harga
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Berkat PNM Mekaar, Ibu Siti Jumaidah Berhasil Sekolahkan Anak Hingga Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
John Herdman Bisa Tersenyum Berkat Emil Audero, Kiper Timnas Indonesia Kembali Bikin Catatan Sensasional di Liga Italia
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.