GenPI.co - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap mencairkan anggaran senilai Rp15 miliar untuk reaktivasi BJPS PBI.
Namun demikian, Purbaya menggarisbawahi BPJS Kesehatan perlu menyelesaikan salah satu pos anggaran yang sebelumnya diminta untuk diperbaiki.
Hal ini harus dilakukan sebelum Kementerian Keuangan mencairkan usulan anggaran reaktivasi BPJS PBI.
“Nanti kan BPJS tinggal minta ke saya. Itu masih ada 1 anggaran yang masih dibintangi, dia tinggal perbaiki atau tinggal datang ke saya. Mungkin minggu depan juga cair,” kata Purbaya, Senin (9/2).
Purbaya menjelaskan anggaran kesehatan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
“Nggak ada masalah, nggak terlalu besar kan,” imbuh dia.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunawan mengusulkan reaktivasi BPJS PBI otomatis sementara selama 3 bulan.
Hal ini dilakukan sambil memvalidasi data para penerima terkait penonaktifan kepesertaan 11 juta BPJS PBI.
Budi menyebut dari 11 juta orang yang JKN-nya dicabut, ada sekitar 120.000 peserta dengan riwayat penyakit katastropik.
Di sisi lain, ada 12.000-an pasien hemodialisis atau cuci darah yang terdampak.(ant)
Simak video menarik berikut:





