BNN Bali Sita Ratusan Liquid Rokok Elektrik Mengandung Narkotika

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menyita ratusan kemasan liquid yang biasa digunakan untuk rokok elektrik karena mengandung sediaan narkotika. 

Plh Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Bali Kombes Tri Kuncoro menjelaskan, saat ini di Bali salah satu modus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika adalah melalui media rokok elektrik. Modus ini berhasil diungkap BNN Provinsi Bali pada Sabtu (7/2) di daerah Sidakarya Denpasar Bali. 

"Kasus ini bermula dari hasil analisis intelijen BNN Provinsi Bali terkait informaai jaringan liquid etomidate yang beroperasi di wilayah Denpasar. Atas informasi tersebut Tim Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Bali melakukan penangkapan terhadap seorang lelaki berinisial RW alias Kris, 44, di Jalan Kerta Dalam Desa Sidakarya Denpasar Selatan," ujarnya, Senin (9/2).

Baca juga : Kemenkes: Tembakau Masuk Kelompok Zat Adiktif dalam RUU Kesehatan, bukan Narkotika

Di hadapan para saksi masyarakat, petugas melakukan penggeledahan di rumah milik tersangka dan ditemukan 72 unit catridge yang di dalamnya berisi cairan vape atau rokok elektrik yang diduga mengandung etomidate

Etomidate merupakan jenis narkotika golongan II yang digunakan di dunia medis untuk tindakan operasi. Etomidate memberikan efek sedatif, hipnotik dan relaksasi dengan bekerja pada sistem syaraf pusat yang dapat menyebabkan kecanduan. Dari hasil interogasi dan pemeriksaan, diketahui bahwa pelaku masih menyimpan narkotika liquid lainnya di sebuah rumah sewa yang terketak di seberang rumah milik tersangka. 

Dari hasil penggeledahan di rumah tersebut ditemukan 1 buah koper warna kuning yang di dalamnya terdapat 600 buah liquid etomidate. Tersangka mengaku bahwa barang bukti narkotika tersebut adalah miliknya yang dibeli dari seseorang WNA yang dikenal dengan nama Stone. Terhadap tersangka beserta barang bukti diamankan ke Kantor BNN Provinsi Bali guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. (OL/E-4)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penonaktifan Peserta BPJS PBI Picu Kegaduhan, Menkeu Purbaya Buka Suara
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Tinggi Muka Air Jakarta Mayoritas Normal, Pasar Ikan Masuk Siaga 3
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Pramono: Perbaikan Jalan Berlubang di Jakarta Gak Perlu Tunggu Hujan Reda
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Kepala BPJH: Penjualan Produk Babi dan Alkohol Boleh, Asal Cantumkan Logo Non Halal
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Gebrakan Baru Ivan Gunawan: Siap Jadi Orang Tua Asuh 20 Santri hingga Umrah di 10 Hari Terakhir Ramadhan
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.