Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyoroti sampah makanan atau food waste di Indonesia. Ia meminta anak-anak untuk dibiasakan tidak membuang-buang makanan.
"Mohon anak-anak bisa dilatih jangan sampai ada food waste gitu. Karena Bapak Ibu sekalian, di Indonesia diperkirakan food loss dan food waste itu memboroskan 30 persen dari stok pangan kita," kata Pratikno saat memberikan sambutan di agenda Konsolidasi Nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) 2026, Senin (9/2).
Ia menerangkan food waste dan food loss bisa berpengaruh ke ketahanan pangan. Sebab dengan banyaknya bahan makanan yang terbuang maka stok pangan akan semakin cepat berkurang.
"Food loss itu ketika pengolahan dari sawah banyak yang tercecer atau hilang. Kemudian food waste ketika makan tidak dihabiskan dan disia-siakan," tuturnya.
Lebih lanjut, Pratikno mengatakan dengan mengurangi food waste maka itu merupakan cara untuk menghadapi perubahan iklim atau climate change. Sebab perubahan iklim telah membuat cuaca menjadi buruk yang bisa berpengaruh ke pasokan pangan.
"Jadi food waste itu masalah serius. Membiasakan anak untuk tidak food waste, menyia-nyiakan makan, itu sudah bagian penting dari menghadapi climate change," ujarnya.





