Hukum Mencukur Bulu di Area Organ intim Dalam Islam, Ini Jawaban Buya Yahya

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Menjaga kebersihan area genital penting untuk kesehatan organ intim. Salah satu cara yang sering dilakukan oleh pria maupun wanita adalah mencukur rambut di area tersebut.

Mencukur rambut genital dilakukan dengan berbagai alasan. Salah satunya untuk mencegah munculnya bau tidak sedap akibat kelembapan setelah berkemih. Selain itu, beberapa orang percaya bahwa mencukur bulu di area intim dapat meningkatkan kenikmatan saat berhubungan, karena dikaitkan dengan peningkatan gairah saat berhubungan suami istri setelah area tersebut dirapikan.

Baca Juga :
Bertambah Usia, Perubahan pada Organ Intim Ini Bisa Jadi Sinyal Masalah
Kenapa Organ Intimmu Nyeri Usai Berhubungan? Normalkah?

Namun bagaimana islam melihat tindakan ini? Bolehkah kita mencukur bulu kemaluan? Terkait hal ini Buya Yahya angkat bicara. Dijelaskannya bahwa mencukur bulu di area genital terkait dengan kebersihan.

Namun di satu sisi Allah SWT menciptakan bulu di area itu dengan tujuan untuk menjaga area genital dari bakteri, kotoran, dan infeksi mikroba

”Untuk masalah mencukur mohon maaf untuk mencukur wilayah pribadi itu termasuk masalah kebersihan. Tapi Allah SWT menciptakan bulu atau rambut di wilayah tersebut memang ada hikmah yaitu untuk menjaga,” kata Buya Yahya dikutip dari tayangan YouTube Buya Yahya, Selasa 10 Februari 2026.

Terkait dengan mencukur bulu di area genital, Buya Yahya menyebut bahwa boleh untuk mencukurnya namun jangan dicukur habis.

”Dan tidak sebaiknya selalu bersih akan tetapi ditinggalkan pendek, bukan dibiarkan memanjang. Kalaupun dicukur bersih sesaat sesaat diperkenakan. Hanya di sana ada himbauan dalam fiqih kalau hukum pria adalah dicukur, kalau wanita dicabut. Tapi nggak akan mampu dicabut semua karena menyakitkan yang demikian itu,” jelas beliau.

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa diperbolehkan untuk mencukur bulu di area genital demi menjaga kebersihan area genital. Mencukur bulu di area genital juga menjadi salah satu sunnah yang dianjurkan.

”Tapi yang jelas bahwasanya biasakan dibersihkan jangan sampai dibiarkan begitu saja. Akhirnya menjadi sarang aroma tidak bagus karena mohon maaf kalau rambut sering disisir, kalau basah tidak akan ditutupi kerudung kecuali sudah kering. Tapi wilayah tersebut kalau kena basah langsung kena tutup. Jika rambutnya panjang maka akan mudah kotor, itu disunnahkan membersihkan bulu kemaluan, dirapihkan itu adalah sunnah,” jelas Buya Yahya.

Baca Juga :
Apa yang Terjadi Saat Organ Intimmu Terjepit Ritsleting?
Apakah Organ Intim Kamu Normal? Coba Cek di Sini
Organ Intimnu Terasa Sakit? Ini 8 Jenis Nyeri yang Perlu Pria Waspadai dan Penyebabnya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya harap sinergi dengan BI lebih mudah dengan dilantiknya Thomas
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Faster & Solite Battery Punya Strategi Unik untuk 2026
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Villarreal vs Espanyol, Georges Mikautadze Gemilang, Kapal Selam Kuning Menang Telak
• 11 menit lalumediaindonesia.com
thumb
Dewan Perdamaian Buatan Trump Bakal Gelar Pertemuan Perdana pada 19 Februari
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Mengupas Kepemimpinan Pergerakan Ala Bung Hatta
• 10 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.